
Ilustrasi sabu-sabu. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Wakil Ketua PAC Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Kecamatan Lakarsantri Nur Aini mengungkapkan, pembangunan Kota Surabaya belum rata. Pembangunan kesehatan dan pendidikan hanya terfokus di beberapa tempat saja.
Kondisi tersebut membuatnya memberikan dukungan untuk pasangan calon nomor dua, Machfud Arifin dan Mujiaman. ”Walaupun calon lain sampai mengunakan program pemerintah untuk sosialisasi, itu tidak mengecilkan semangat kita. Warga Surabaya tahu. Masyarakat Surabaya ini cerdas tahu siapa yang harus dipilih, warga Surabaya tidak akan terkecoh pada calon yang memanfaatkan program rakyat yang merupakan uang rakyat untuk kepentingan ingin mendapatkan kekuasaan,” ujar Nur Aini ketika berkunjung ke posko MA Center, Basuki Rahmat, pada Rabu (7/10).
Aini mengatakan, selama ini masyarakat kecil kurang didengar. ”Baru didengar kalau kita punya orang dekat, atau kenalan orang dekat dengan pemerintah. Orang kecil seperti kami selalu dikesampingkan,” kata Nur Aini.
Menurut dia, Machfud-Mujiaman sosok pemimpin yang merakyat, pemimpin yang memiliki tujuan mulia mengabdi pada warga Surabaya.
Dia juga merasa visi dan program Machfud Arifin sejalan dengan upaya pemerataan kesejahteraan dan kemajuan kota. ”Sehingga orang kecil seperti kita ini bisa diangkat baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahterannya,” ujar Nur Aini.
Ketua Pos PAUD Terpadu (PPT) itu menuturkan, bersama kader Muslimat NU dan PPT pihaknya siap menyosialisasikan Machfud-Mujiaman. ”Kami akan menyosialisasikan program-program Pak Machfud kepada siapapun, kader-kader muslimat maupun PPT, dan juga kepada saudara dan lingkungan kita,” kata Nur Aini.
Sementara itu, Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin menjelaskan pembangunan Surabaya harus seimbang antara kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. Jika tercapai keseimbangan tersebut akan tercipta kesejahteraan masyarakat Surabaya.
”Prinsipnya semua warga Surabaya harus sehat. Semua warga Surabaya harus sekolah dan semua warga Surabaya harus bekerja. Ujungnya semua warga Surabaya harus sejahtera,” tutur Machfud yang sudah berkiprah selama lebih dari 30 tahun di kepolisian itu.
Dia mengapresiasi keluhan dan curhatan yang sudah disampaikan. Menurut Machfud, curhatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mempercayai program yang dibawanya bersama Mujiaman.
”Kita tidak bisa membangun Surabaya sendirian. Tapi kita harus bersama-sama membangun Surabaya ini lebih maju lagi dan lebih baik lagi. Yang utama warganya makmur,” kata Machfud.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=icHyuEtAVyQ&ab_channel=jawapostvofficial

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
