
Mujiaman (tengah) ketika menemui guru TK. Mereka berdiskusi soal sertifikasi yang dirasa sulit. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Tunjangan guru TK dan PAUD Surabaya Selatan masih kurang diperhatikan. Hal tersebut menjadi poin utama Pengurus K3 TK Kecamatan Kenjeran curhat kepada calon wakil wali kota Mujiaman pada Selasa (6/10).
Menurut Pengurus K3 TK Kecamatan Kenjeran Laili Dewi Nursanti, selama ini guru pendidikan dini dipandang sebelah mata. ”Ngurus IMB itu sulit, biayanya tinggi. Akibatnya ada TK yang nggak punya izin operasional. Ada TK ngajukan IMB 4 tahun belum turun. Padahal tujuan kita mencerdaskan anak bangsa,” ujar Laili.
Laili yang mewakili guru TK se-Kenjeran mengatakan, tunjangan guru dan kepala sekolah tidak ada perbedaan. Bahkan yang paling disayangkan, operator TK tidak mendapatkan tunjangan. ”Kepala sekolah itu beban pekerjaannya lebih banyak, tapi tunjangannya sama dengan guru,” terang Laili.
Laili juga merasa sudah seharusnya pemerintah melihat guru TK belum move on ke zaman yang lebih modern karena keterbatasan fasilitas. ”Sekarang semua online, berkasnya pakai komputer, internet. TK kalo bisa mengajukan sarpras. Sekarang susah. Pemerintah kurang responsif,” keluh Laili.
Kepala TK Thalis itu menitip harapan besar kepada paslon nomor dua, Machfud-Mujiaman. Menurut dia, paslon Machfud-Mujiaman memiliki visi menyejahterakan rakyat.
Laili juga sempat bercerita tentang sulitnya akses transportasi, tunjangan, dan sertifikasi. ”Guru sudah S1 PAUD. Sertifikasi susah. Tes banyak. Akhirnya sekarang masih terkatung-katung. Pemerintah nggak solutif,” ucap Laili.
Menanggapi itu, Mujiaman mengungkapkan, sudah seharusnya seluruh tenaga pendidik diberikan perhatian sepantasnya. Membangun kota tidak bisa melulu dari atas. Harus memperhatikan hal-hal kecil seperti tenaga pendidikan usia dini.
”Kesejahteraan dan sertifikasi harus diatur. Tujuan saya untuk tenaga pendidikan ada tiga. Sejahtera, sertifikasi, sarpras terpenuhi,” terang Mujiaman.
Mantan dirut PDAM itu mengatakan, bersama Machfud Arifin perhatiannya difokuskan pada pembangunan rakyat kecil. ”Infrastuktur tentu dibangun. Kalau kotanya besar tapi warganya nggak sejahtera, buat apa? Maka dari itu saya mau meningkatkan kesejahteraan dan kemampuan perekonomian seluruh warga,” tegas Mujiaman.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=cvb3TE-KyB0&ab_channel=jawapostvofficial

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
