
Ilustrasi petugas gabungan melakukan pembasahan setelah karhutla di kawasan Gunung Bromo, padam, Jumat (14/8). (Dokumentasi BPBD Jatim)
JawaPos.com - Setelah berhasil dipadamkan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhurla) di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berfokus pada pembasahan, Jumat (14/8).
Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan tim gabungan yang dikerahkan kini fokus memantau dan melakukan pembasahan terhadap delapan titik panas atau hot spot.
Delapan titik panas tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Pembasahan dilakukan sebagai proses pendinginan lahan terdampak, setelah tim tidak lagi menemukan titik api atau firespot baru.
"Dua (titik panas) di sekitar Seruni Point, Kabupaten Probolinggo, dan enam hot spot masuk wilayah Kabupaten Pasuruan," kata Kolonel Inf Wahyu, dikutip dari Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (14/8).
Pendinginan dilakukan untuk mengantisipasi bara dari sisa vegetasi yang terbakar agar tidak kembali memicu munculnya titik api. Upaya dilakukan dengan jalur darat oleh petugas dan udara oleh helikopter water bombing.
Selain melakukan pendinginan, tim gabungan juga dikerahkan untuk membersihkan sejumlah area yang sebelumnya terdampak kebakaran. "Sampai sekarang petugas masih tersebar untuk memantau sekaligus mencari titik api," lanjutnya.
Tak hanya itu, sosialisasi dan edukasi terus dilakukan tim gabungan agar masyarakat dan wisatawan Gunung Bromo dapat bersama-sama mencegah bencana alam serupa di masa mendatang.
"Kegiatan semacam ini juga akan dilakukan beberapa hari ke depan, yakni patroli mencari potensi titik api, sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," pungkas Wahyu.
Sebelumnya, Karhutla di kawasan Gunung Bromo pertama kali dilaporkan terjadi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Titik awal kebakaran berada di Blok Bantengan yang masuk wilayah Ranupani, Lumajang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
