Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 18.03 WIB

Hacker Asal Demak Retas 1.830 Website untuk Iklan Judol, Diciduk Polda Jatim

Polda Jatim berhasil menangkap hacker asal Demak, Jawa Tengah, yang diduga meretas 1.830 website untuk iklan judi online. (Humas Polda Jatim) - Image

Polda Jatim berhasil menangkap hacker asal Demak, Jawa Tengah, yang diduga meretas 1.830 website untuk iklan judi online. (Humas Polda Jatim)

JawaPos.com - Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur baru saja menangkap hacker asal Demak berinisial AAK alias Adjani.

Ia diduga bertanggung jawab atas peretasan terhadap ribuan website untuk promosi situs judi online.

Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombespol Bimo Ariyanto mengatakan, setidaknya ada 1.830 website yang diretas oleh tersangka sejak 2023. Rinciannya 1.570 website luar negeri dan 260 website dalam negeri.

Tersangka diduga mengeksploitasi celah keamanan pada situs milik korban. Kerentanan tersebut dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk mengambil alih pengelolaan domain website tersebut.

"Tersangka melakukan peretasan atau meguasai akun yang memang targetnya adalah akun-akun milik sekolah atau universitas. Tersangka sengaja merusak sistem keamanan untuk menguasai website," tuturnya, Jumat (31/7).

Setelah berhasil membobol sistem, tersangka menanamkan file berbahaya untuk melemahkan keamanan dan menguasai lalu lintas data internet. Akses domain ia jual melalui akun Telegram S-X MARKETS.

Pembeli kemudian memanfaatkan domain yang telah dikuasai tersebut untuk memasang subdomain berisi promosi judi online.

Akibatnya, masyarakat yang mengakses website tersebut justru diarahkan ke halaman promosi perjudian.

"Ini yang sangat merugikan institusi pendidikan maupun pemilik website (yang diretas tersangka). Rusaknya sistem keamanan tersebut maka lalu lintas internet dicuri dan dikuasai oleh tersangka," sambungnya.

Berikut daftar website korban yang diduga diretas tersangka berdasarkan provinsi:
1. Jawa Barat: 39 website sekolah, 5 website pemerintahan, dan 2 website universitas.
2. Jawa Tengah: 32 website sekolah.
3. Kepulauan Riau: 5 website sekolah, 7 website pemerintahan, dan 1 website universitas.
4. Jawa Timur: 2 website sekolah (MA Babussalam Jombang dan SMKN 1 Ngawi) serta 1 website universitas (Universitas PGRI Madiun). Baru Universitas PGRI Madiun yang telah melapor.
5. Kalimantan Tengah: 2 website universitas.
6. Kalimantan Timur: 2 website sekolah.
7. Lampung: 1 website sekolah dan 1 website pemerintahan.
8. Banten: 1 website sekolah.
9. DI Yogyakarta: 1 website universitas.
10. Sulawesi Selatan: 1 website universitas.
11. Kalimantan Selatan: 1 website universitas.
12. Papua Barat: 1 website sekolah.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore