
Lima Kepala Dinas di Surabaya kembali dirotasi. Mereka akan dievaluasi total dalam 6 bulan. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi kembali melakukan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dari 57 pejabat yang dilantik dan dirotasi, 5 di antaranya merupakan Kepala Dinas
Kelima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dirotasi tersebut adalah Achmad Zaini, M. Fikser, Herry Purwadi, Trio Wahyu Bowo, dan dokter Arif Setiawan.
Achmad Zaini dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kota Surabaya.
Sementara M. Fikser kini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya.
Herry Purwadi ditetapkan sebagai definitif Kepala Disbudporapar Kota Surabaya dan Trio Wahyu Bowo resmi menjadi Kepala Dishub Kota Surabaya. Sebelumnya mereka berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt).
Dokter Arif Setiawan resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) Kota Surabaya. Sebelumnya, ia mengemban tugas sebagai pelaksana tugas (plt) sebelum akhirnya dilantik secara definitif.
Dalam arahannya, Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa rotasi jabatan ini merupakan hasil evaluasi ketat berbasis kinerja dan sistem Merit, bukan atas dasar kedekatan pribadi atau praktik transaksional.
“Saya tidak pernah ikut memilih pejabat karena saya tidak ingin pemerintahan ini dipengaruhi keinginan pribadi. Di sini tidak ada jabatan yang bayar, maka gunakan waktu Anda untuk kepentingan umat," tuturnya, Minggu (28/6).
Dalam mutasi kali ini, Pemkot Surabaya menerapkan aturan ketat bahwa seluruh pejabat yang menduduki posisi struktural akan dievaluasi total dalam 6 bulan. Pejabat yang tidak mencapai target bisa terancam dicopot.
“Kalau dalam waktu 6 bulan target tidak tercapai, saya harap jenengan sebelum saya turunkan, mengundurkan diri. Jangan hanya mengambil strukturalnya, tapi waktu, pemikiran, dan fisik Anda bukan untuk warga," imbuh Eri.
Ia juga mengingatkan para pejabat untuk menjaga fasilitas publik. Menurutnya, sinergi kelurahan, kecamatan, Dishub, dan Satpol PP penting agar anggaran APBD dapat difokuskan untuk pendidikan serta layanan kesehatan gratis.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
