Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 18.20 WIB

Gerindra Surabaya Yakin Pergantian Pucuk Pimpinan BGN sebagai Respons Presiden Prabowo atas Berbagai Masukan

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya Cahyo Harjo Prakoso. (Istimewa) - Image

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya Cahyo Harjo Prakoso. (Istimewa)

JawaPos.com - Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terhitung sejak 2 Juni 2026. Mensesneg Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden mengumumkan pencopotan tersebut dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6) malam, .

"Pada hari ini, Selasa tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Selanjutnya, posisi Dadan digantikan Nanik Suryati Dayang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN. Pencopotan Dadan tersebut terbilang sangat mendadak. Sebab, Dadan pada Selasa (2/6) pagi masih menjabat Kepala BGN turut mendampingi Presiden Prabowo mengecek operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Palmerah, Jakarta Barat. Selepas itu, Prabowo juga mengecek pelaksanaan MBG di SMPN 111 Jakarta.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menilai pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu agar semakin efektif, terukur, dan memberikan manfaat maksimal.

"Pergantian kepemimpinan ini menunjukkan respons pemerintah terhadap berbagai masukan dan aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan sistem agar program dapat berjalan lebih baik," kata Cahyo dilansir dari Antara di Surabaya, Rabu (3/6).

Menurut

tersebut, langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan salah satu program prioritas nasional itu berjalan sesuai tujuan. Khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Dia mengapresiasi langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat dan menilai kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas pelaksanaan program yang mendapat perhatian besar dari masyarakat.

"Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, penyempurnaan tata kelola menjadi hal yang penting," ujar Cahyo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore