
Konferensi pers penangkapan dua sejoli yang melakukan siaran langsung konten asusila. (Humas Polres Bondowoso)
JawaPos.com - Dua sejoli berinsial SMO, 31, perempuan warga Banjarmasin dan AH, 25, laki-laki warga Bondowoso, tak berkutik saat digerebek dan diamankan Satreskrim Polres Bondowoso.
Mereka nekat menyiarkan langsung atau live streaming konten tidak senonoh demi keuntungan. Dalam sekali siaran, dua sejoli ini bisa meraup cuan hingga Rp 4 juta, sebelum akhirnya terendus dan berakhir di jeruji besi.
Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, menyebut kasus ini terungkap berkat laporan warga yang mencurigai aktivitas tak wajar di media sosial, sehingga polisi segera melakukan penindakan.
"Menindaklanjuti laporan, kami bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku," ujar Iptu Wawan, dikutip dari Jawa Pos Radar Banyuwangi pada Selasa (5/5).
Aksi tak senonoh itu dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Desa Pejaten, Kecamatan Bondowoso. Berdasarkan penyelidikan, pelaku memanfaatkan aplikasi TikTok untuk menarik perhatian dan menjaring calon penonton.
Selanjutnya, penonton diarahkan ke aplikasi Tevi yang menerapkan sistem berbayar. Untuk mengakses siaran langsung bermuatan asusila, pengguna diwajibkan mentransfer sejumlah uang kepada pelaku.
"Modusnya, mereka menawarkan akses khusus untuk menonton hubungan dewasa secara live di aplikasi lain bernama Tevi. Penonton yang berminat diarahkan untuk melakukan DM terlebih dahulu," imbuhnya.
Untuk memperoleh ID aplikasi Tevi milik pelaku, penonton diminta membayar biaya masuk sekitar Rp 35.000 hingga Rp 45.000 sebagai syarat akses ke konten yang ditawarkan secara berbayar.
Calon penonton kemudian diarahkan mentransfer uang tersebut langsung ke rekening pribadi milik tersangka perempuan. Setelah bukti pembayaran diterima, akses tontonan baru diberikan oleh pelaku.
Siaran langsung hubungan suami istri ditayangkan melalui akun “Baby***” di aplikasi Tevi. Meski tarif murah, tingginya minat penonton membuat pasangan ini berhasil meraup keuntungan dalam waktu singkat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
