
Ilustrasi kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Unair menurunkan biaya UKT dan membantu biaya hidup mahasiswa asal Sumbar, Sumut, dan Aceh yang keluarganya terdampak bencana. (Humas Unair)
JawaPos.com - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memastikan membantu mahasiswa yang keluarganya menjadi korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Bukan hanya membebaskan uang kuliah tunggal (UKT), Unair juga akan memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa korban bencana. Hal ini disampaikan Ketua Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) Unair, Wisudanto.
Ia mengatakan bahwa saat ini, PUSPAS Unair telah melakukan pendataan terhadap mahasiswa asal Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, yang keluarganya terdampak bencana banjir.
“Berdasarkan hasil penelusuran Tim Pendidikan dan Kemahasiswaan, ada 64 mahasiswa yang terkonfirmasi membutuhkan bantuan,” tuturnya, Minggu (14/12).
"Bantuan yang akan disalurkan berupa keringanan UKT, living cost dengan Kartu Sahabat PUSPAS,” lanjut Wisudanto. Langkah ini bagian dari komitmen Unair menjalankan prinsip SDGs poin 4, yakni Quality Education.
Unair turut mendorong pemulihan kondisi mahasiswanya pasca bencana banjir di Sumatera yang menimpa keluarga mereka. Selain finansial, PUSPAS Unair juga menyalurkan bantuan makan siang gratis.
"Kami menyalurkan makan siang gratis bagi mahasiswa terdampak yang terdistribusi melalui masing-masing fakultas. Ini sesuai dengan poin 2 SDGs, yaitu zero hunger. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wisudanto mengatakan bahwa PUSPAS Unair membuka open donasi bagi korban bencana di Sumatera. Donasi akan dikelola secara transparan dan profesional.
"Jadi kami benar-benar membutuhkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menyalurkan donasi melalui PUSPAS Unair. Kami selalu terbuka untuk segala bentuk kepedulian ini," tukasnya.
Sebagai informasi, bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh pada akhir November 2025, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Bagaimana tidak, hingga Sabtu (13/12), BNPB mencatat korban jiwa dalam bencana ini mencapai 1.006, dengan rincian 415 korban di Aceh, 349 korban di Sumatera Utara, dan 242 korban di Sumatera Barat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Crystal Palace vs Middlesbrough di Carabao Cup: The Boro Siap Permalukan Tuan Rumah
Polisi Sebut Human Error Dibalik Kecelakaan Maut BYD M6 yang Tewaskan Sekeluarga di Kembangan Jakbar
