
Video viral diduga ASN Pemkot Surabaya bermain game judol di Balai Kota, ternyata rekaman lama. (Tangkapan layar konten akun Instagram @lambe_turah)
JawaPos.com - Beredar luas di media sosial video pendek, dengan narasi seseorang yang diduga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, terekam bermain game judi online (judol) di jam kerja.
Video berdurasi 7 detik tersebut diunggah oleh banyak akun media sosial Instagram, salah satunya @lambe_turah dengan jumlah followers 12,3 juta. Videonya pun viral dan menuai ribuan komentar warganet.
"Hayooooo...," tulis akun Instagram @lambe_turah dalam caption. Dalam video pendek tersebut, pria yang diduga ASN dan bermain game judol itu duduk di kursi penerima tamu loby Balai Kota.
Tidak tinggal diam dengan kabar yang viral di media sosial, Pemkot Surabaya melalui Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M. Fikser, memberikan klarifikasi.
Fikser menegaskan bahwa video tersebut adalah rekaman lama yang diunggah ulang, yakni sekitar awal tahun 2024, serta seorang pria berseragam yang terekam bukanlah ASN Pemkot Surabaya.
"Personel yang terekam bermain game itu bukan ASN Pemkot, tetapi petugas yang diperbantukan untuk menjaga objek vital di Balai Kota Surabaya. Saat ini, yang bersangkutan sudah tidak bekerja di sana,” tuturnya, Minggu (30/11).
Salah satu bukti kuat bahwa video tersebut rekaman lama adalah tidak adanya tulisan aksara Jawa pada dinding background Balai Kota Surabaya. Sementara saat ini, ada tulisan aksara Jawa-nya.
Saat video tersebut diambil, lanjut Fikser, personel yang bersangkutan juga langsung ditegur, serta videonya sudah di-take down oleh seorang yang merekam dan mengunggahnya di medsos.
Fikser menyayangkan sikap akun-akun media sosial yang menggunggah ulang video lama tanpa penjelasan detail waktu. Hal tersebut menggiring persepsi buruk masyarakat terhadap instansi pemerintah.
Ia mengimbau masyarakat Surabaya untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas kebenarannya. Selalu memverifikasi fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan konten di medsos.
“Akun-akun yang mengunggah video tersebut saat ini bisa dipermasalahkan secara hukum, karena tidak menjelaskan detail video diambil kapan, maupun keliru mengidentifikasi bahwa personel tersebut bukan ASN,” tukas Fikser.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
