Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 04.39 WIB

Terhalang Sampah hingga Ranting, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Gunung Sari Surabaya Dilanjut Besok

Terhalang Sampah hingga Ranting, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Gunung Sari Surabaya Dilanjut Besok. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

Terhalang Sampah hingga Ranting, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Gunung Sari Surabaya Dilanjut Besok. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - Hari pertama pencarian dua orang yang diduga hilang dan tenggelam di Sungai Surabaya, sekitar bawah Jembatan Tol Gunung Sari, Surabaya pada Senin pagi (22/9), belum sepenuhnya membuahkan hasil.

Dari pantauan JawaPos.com, aktivitas pencarian dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB. Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Soemarno, 34 tahun, warga Blora, Jawa Tengah.

Namun, satu korban lainnya bernama Galang, 35 tahun, hingga kini keberadaannya belum ditemukan. Hal ini disampaikan Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar Pranoto.

"Memang sampai dengan sore ini, korban atas nama Galang belum kita temukan. Kita sudah berusaha optimal, namun belum mendapatkan hasil untuk korban yang satunya," ujar Arif kepada JawaPos.com di lokasi, Senin (22/9).

Arif mengatakan pihaknya mendapatkan laporan korban tenggelam sekitar pukul 11.00 WIB. Tim gabungan pun langsung melakukan pencarian. Sekitar 30 menit setelahnya, korban Soemarno ditemukan.

Soemarno ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 3 meter. Ia tersangkut obstacle berupa pohon tumbang yang berada di dasar Sungai Surabaya wilayah Gunungsari.

Dalam pencarian hari pertama, pihaknya mengerahkan 6 penyelam dengan 4 perahu karet. Selain melakukan penyelaman, tim SAR gabungan juga menyisir area permukaan sungai hingga pintu air. 

"Tetapi hari ini memang kita fokuskan penyelaman. Namun kita terkendala obstacle cukup banyak, ada ranting, ada sampah, ada bekas pohon tumbang di bawah, itu sangat menyulitkan penyelam kami," imbuhnya.

Lebih lanjut, Irfan mengatakan berdasarkan informasi dari saksi utama yang merupakan teman korban, Suedy Rahayu, 30 tahun, ia dan korban sedang mencari ikan di Sungai Surabaya area Gunungsari.

Dua korban, Soemarno dan Galang lalu mengecek kedalaman sungai dengan berenang. Nahas, keduanya tenggelam. Soemarno ditemukan meninggal dunia, sementara Galang masih hilang.

"Informasi yang kami dapat dari Suedy selaku saksi utama kami, dua orang ini (korban) infonya bersama-sama, sehingga kami mengasumsikan (lokasi tenggelamnya Soemarno dan Galang) nggak terlalu jauh, letaknya," terang Irfan.

Pencarian akan dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (23/9) pukul 07.00 WIB. Tim SAR gabungan akan memperluas area pencarian hingga 50 meter ke arah pintu air. Personel yang akan dikerahkan pun ditambah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore