
Terhalang Sampah hingga Ranting, Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Gunung Sari Surabaya Dilanjut Besok. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hari pertama pencarian dua orang yang diduga hilang dan tenggelam di Sungai Surabaya, sekitar bawah Jembatan Tol Gunung Sari, Surabaya pada Senin pagi (22/9), belum sepenuhnya membuahkan hasil.
Dari pantauan JawaPos.com, aktivitas pencarian dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB. Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Soemarno, 34 tahun, warga Blora, Jawa Tengah.
Namun, satu korban lainnya bernama Galang, 35 tahun, hingga kini keberadaannya belum ditemukan. Hal ini disampaikan Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar Pranoto.
"Memang sampai dengan sore ini, korban atas nama Galang belum kita temukan. Kita sudah berusaha optimal, namun belum mendapatkan hasil untuk korban yang satunya," ujar Arif kepada JawaPos.com di lokasi, Senin (22/9).
Arif mengatakan pihaknya mendapatkan laporan korban tenggelam sekitar pukul 11.00 WIB. Tim gabungan pun langsung melakukan pencarian. Sekitar 30 menit setelahnya, korban Soemarno ditemukan.
Soemarno ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kedalaman 3 meter. Ia tersangkut obstacle berupa pohon tumbang yang berada di dasar Sungai Surabaya wilayah Gunungsari.
Dalam pencarian hari pertama, pihaknya mengerahkan 6 penyelam dengan 4 perahu karet. Selain melakukan penyelaman, tim SAR gabungan juga menyisir area permukaan sungai hingga pintu air.
"Tetapi hari ini memang kita fokuskan penyelaman. Namun kita terkendala obstacle cukup banyak, ada ranting, ada sampah, ada bekas pohon tumbang di bawah, itu sangat menyulitkan penyelam kami," imbuhnya.
Lebih lanjut, Irfan mengatakan berdasarkan informasi dari saksi utama yang merupakan teman korban, Suedy Rahayu, 30 tahun, ia dan korban sedang mencari ikan di Sungai Surabaya area Gunungsari.
Dua korban, Soemarno dan Galang lalu mengecek kedalaman sungai dengan berenang. Nahas, keduanya tenggelam. Soemarno ditemukan meninggal dunia, sementara Galang masih hilang.
"Informasi yang kami dapat dari Suedy selaku saksi utama kami, dua orang ini (korban) infonya bersama-sama, sehingga kami mengasumsikan (lokasi tenggelamnya Soemarno dan Galang) nggak terlalu jauh, letaknya," terang Irfan.
Pencarian akan dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (23/9) pukul 07.00 WIB. Tim SAR gabungan akan memperluas area pencarian hingga 50 meter ke arah pintu air. Personel yang akan dikerahkan pun ditambah.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
