
Sejumlah warga mendokumentasikan sisa terbakarnya Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (31/8). (Naufal Ammar Imaduddin/Antara)
JawaPos.com–Sejumlah warga memenuhi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Mereka mendokumentasikan dampak kebakaran sisi barat Gedung Negara Grahadi, usai kericuhan yang berujung pembakaran dalam aksi unjuk rasa.
Dilansir dari Antara, warga terlihat berhenti dan mendokumentasikan kondisi gedung yang terbakar pada Sabtu (30/8) malam. Gedung Negara Grahadi sisi barat, sejumlah ruangan tampak hangus dilalap api.
Ruangan yang terbakar di antaranya ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, ruang kerja Kepala Biro Umum, ruang Protokol, dan ruang Biro Rumah Tangga. Selain itu, beberapa ruangan lain juga mengalami kerusakan dan peralatan elektronik di dalamnya hilang, termasuk ruang kelompok kerja (Pokja) wartawan Grahadi.
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengenai besaran kerugian akibat terbakarnya gedung sisi barat dan hilangnya sejumlah barang.
Sebelumnya, sisi barat Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo dibakar massa anarkis pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 21.38 WIB.
Massa mulai membakar Grahadi sekitar satu setengah jam setelah Khofifah menemui para demonstran. Dari pantauan di lapangan, ratusan demonstran masih bertahan di depan Gedung Negara Grahadi tanpa dihalau aparat keamanan.
Suara ledakan petasan masih terdengar bersahut-sahutan hingga pukul 22.30 WIB, sementara massa tetap memadati Jalan Gubernur Suryo Surabaya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
