Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 20.29 WIB

Pembangunan Infrastruktur di Surabaya Barat Kerek Harga Tanah, Wiyung dan Citraland Berpotensi Alami Kenaikan Paling Tinggi

ILUSTRASI. Desain kawasan kota modern di CitraLand City Kedamean

 

JawaPos.com - Proyek infrastruktur di Surabaya Barat diprediksi berdampak langsung pada kenaikan harga tanah. Dewan Pembina AREBI Jatim sekaligus Principal Java Property Citraland, Rudy Sutanto, menyebut kawasan Citraland serta perbatasan Wiyung–Menganti menjadi titik yang paling signifikan.

"Akses menuju Citraland makin besar, otomatis harganya terdorong naik. Begitu juga di Wiyung dan Jeruk Menganti," ujarnya.

Saat ini harga tanah di kawasan Lakarsantri, Jeruk, dan Wiyung di nol jalan di kisaran Rp 7–8 juta per meter persegi. Sedangkan di kawasan Citraland harga tanah kosong sudah mencapai Rp 12,5–20 juta per meter persegi, tergantung klaster.

Kenaikan tahunan diperkirakan sekitar 5 persen, dengan potensi mencapai 10 persen apabila kondisi ekonomi nasional membaik. Rudy menegaskan tren kenaikan tanah di Surabaya Barat tetap stabil meski ekonomi melambat.

Kalau situasi stagnan, kenaikan rata-rata 5 persen sudah bagus. Tapi dengan ekonomi yang lebih baik di 2026, potensi bisa menembus lebih 10 persen. Sementara untuk kawasan lainnya berada di bawah dua lokasi tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore