Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Juni 2025 | 05.42 WIB

Alasan Mbah Nasikah Dititipkan ke Panti Jompo, Kakak Beradik di Surabaya Sempat Setuju Tak Dikabari Jika Ibu Kandung Meninggal

Komentar warganet di unggahan Instagram @ariefcamra tentang Mbah Nasikah yang dijemput lagi oleh dua putri kandungnya. (Instagram @ariefcamra)

JawaPos.com - Nama Mbah Nasikah mendadak jadi topik perbincangan hangat di media sosial. Ia adalah lansia berusia 74 tahun yang sempat dimasukkan ke panti jompo oleh dua putri kandungnya, SR (50) dan F (43).

Parahnya lagi, kakak beradik di Surabaya itu bersedia menandatangani persyaratan berat dari Griya Lansia Husnul Khatimah, Malang, yakni tidak bisa menemui sang ibunda dan tidak dikabari ketika wafat.

Kisah memilukan ini dibagikan pertama kali oleh Ketua Yayasan Griya Lansia, Arief Camra. Ia menyebut persyaratan berat bukan tanpa alasan, mengingat panti jompo yang dikelola khusus untuk lansia terlantar dan tanpa keluarga.

"Persyaratan kami buat sangat berat supaya niatan itu tidak terwujud. 2 kali saya ingatkan, dipertimbangkan ulang, katanya daripada ngesot di jalanan karena nggak ada yang rawat," tutur Arief dalam Instagram pribadinya.

Tak lama setelah diunggah di media sosial, kisah Mbah Nasikah viral dan mengundang perhatian publik. Tidak sedikit warganet yang menyayangkan keputusan SR dan F, karena tega meninggalkan ibu kandungnya.

Hujatan warganet dan orang-orang sekitar membuat SR dan F sadar akan perbuatannya. Mereka pun langsung menjemput kembali ibundanya, Nasikah. Kini, nenek 74 tahun itu telah kembali ke pelukan keluarga.

Melalui channel Youtube Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang akrab disapa Polisi Baik, SR dan F memberikan klarifikasinya. Mereka menegaskan tidak ada niatan membuat Mbah Nasikah dan telah menyesali tindakannya.

"Kok saya lihat dua anak kandung membuang anak. Padahal menitipkan supaya ibu saya punya tempat yang layak, ada yang jaga. (Soalnya) kalau kita kerja itu Ibu sering ngesot ke Jalan Raya," ujar F.

Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik ini, menuturkan bahwa Mbah Nasikah tak bisa berjalan karena menderita stroke. Merasa kewalahan, F dan SR pun datang ke Griya Lansia untuk meminta bantuan.

"Untuk memohon bantuan supaya ibu saya ini ada yang ngerawat, ada yang mantau, kan (di Griya Lansia Husnul Khatimah) bisa dirawat, kalau capek kan diperiksa dokter, permohonan saya begitu," imbuhnya.

F mengaku kaget ketika sampai rumah, tetangga dan teman-temannya banyak yang mengirimkan video viral. Tidak sedikit juga yang membuat story di sosial media dan menegur kakak beradik di Surabaya ini.

"Jadi saya sepakat, wes neng, ayo disusul. Gantian ngeramut (merawat), seumpama emak (Mbah Nasikah) nggak kerasan (betah), nanti seminggu di kamu (rumah SR), nanti seminggu di sini," tukas F. 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore