
Efisiensi anggaran hingga Rp 41,8 Miliar, ITS tetap prioritaskan mutu pendidikan dengan enam strategi egisiensi. (ITS).
JawaPos.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah pendidikan global. Dalam pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings (WUR) 2026, ITS berhasil menempati posisi ke-509 dunia, naik signifikan 76 peringkat dari tahun sebelumnya. Di tingkat nasional, kampus teknologi kebanggaan Surabaya ini kini berada di posisi ke-6 sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Kepala Kantor Penjaminan Mutu ITS Prof Sri Gunani Partiwi mengatakan, capaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan ITS dalam meningkatkan kualitas akademik dan reputasi internasional. “Lompatan peringkat ini menunjukkan kemajuan nyata ITS dalam berbagai aspek penilaian global,” ujar guru besar teknik tersebut.
Dalam QS WUR 2026, ITS memperoleh skor total 31,9. Poin tertinggi berasal dari indikator International Faculty dengan skor 69,6, disusul Faculty Student Ratio (62,1), Employer Reputation (60,2), serta Sustainability (52,5). Sementara skor terendah ada pada indikator Citations per Faculty, yakni 2,7.
Prof Nani, sapaan akrabnya, menyebut bahwa indikator penilaian QS memiliki bobot berbeda. Academic Reputation menyumbang 30 persen, disusul Citations per Faculty (20 persen), Employer Reputation (15 persen), dan Faculty Student Ratio (10 persen). “Ke depan, kami akan fokus pada aspek-aspek dengan bobot tinggi untuk mendongkrak posisi ITS lebih jauh lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Unit Reputasi Institusi ITS Sarah Cahyadini, menambahkan bahwa penguatan kolaborasi riset dengan universitas luar negeri, industri, dan lembaga pemerintah menjadi kunci dalam memperkuat reputasi internasional ITS. “Relasi strategis ini membuka peluang kontribusi yang lebih luas di bidang inovasi dan pembangunan,” katanya.
Tak hanya QS WUR, ITS juga mencatatkan posisi membanggakan di Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025 dengan berada di rentang peringkat 201–300 dunia dan peringkat ke-6 secara nasional. Pemeringkatan ini menilai kontribusi perguruan tinggi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
ITS tampil kuat pada lima poin SDGs, yakni: pengentasan kemiskinan, akses air bersih dan sanitasi, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta pelestarian ekosistem darat.
Sebagai langkah lanjutan, ITS menargetkan peningkatan mutu sumber daya manusia, kualitas publikasi ilmiah, dan perluasan program riset kolaboratif.
“Kami juga akan mengintegrasikan nilai-nilai SDGs dalam kurikulum, penelitian, dan kegiatan pengabdian masyarakat,” tutur Sarah.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
