
Penyegelan lahan parkir sebuah minimarket oleh petugas dari Pemkot Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Langkah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang mewajibkan minimarket untuk menyediakan petugas parkir resmi dan menyegel yang tidak patuh, menuai kontroversi di masyarakat.
Eri menyebut keputusan menyegel lahan parkir ini merupakan kelanjutan dari instruksi sebelumnya yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) tentang Penyelenggaraan Tempat Parkir, tertanggal 2 Juni 2025.
"Kenapa petugas parkir (resmi di minimarket) ditekan, ya karena ingin menguasai lahan. Maka saya berharap tidak ada lagi premanisme di Surabaya," imbuh Wali Kota Surabaya dua periode ini.
Berikut rangkuman dari kebijakan parkir gratis di minimarket Surabaya yang sempat menuai kontroversi:
1. Lakukan Sidak, Pemkot Surabaya Segel Minimarket yang Tak Sediakan Jukir Resmi
Pemkot Surabaya menggelar apel pagi di Halaman Balai Kota, Selasa (10/6). Apel ini menggandeng jajaran TNI/Polri dengan fokus pemberantasan jukir liar dan premanisme.
Setelah apel, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan dan jajaran melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa minimarket di Jalan Dharmahusada.
Hasilnya, dua minimarket didapati tidak menyediakan juru parkir resmi dan berseragam, sebagaimana instruksi dalam Surat Edaran (SE) tentang Penyelenggaraan Tempat Parkir, tertanggal 2 Juni 2025.
"Yang hari ini saya tutup adalah tempat parkirnya karena tidak ada jukir resmi. Kalau tidak ada tempat parkir, pembeli mau parkir dimana. Maka teman-teman toko modern ini juga menutup tokonya,” tutur Eri.
2. Eri Cahyadi Larang Minimarket Sewakan Lahan Parkir untuk UMKM Berbayar
Tidak hanya menyegel area parkir minimarket yang tidak sediakan juru parkir resmi, Wali Kota Surabaya juga mempersoalkan praktik sewa tenant yang dilakukan pengelola minimarket kepada UMKM.
Menurutnya, penyewaan tenant UMKM di halaman minimarket menyalahi aturan, sebab perizinan yang dilakukan itu sebagai area parkir, bukan sebagai tempat berjualan yang mana pedagang membayar sewa setiap bulan.
Namun, berbeda cerita jika pihak minimarket menggratiskan biaya sewa tenant. "Jadi tempat parkir boleh digunakan untuk UMKM dan dihitung lagi perhitungan parkirnya, dengan biaya UMKM gratis," tutur Eri.
3. Jukir Resmi Minimarket Diintimidasi Preman
Keesokan harinya, Eri Cahyadi kembali melakukan sidak ke sejumlah minimarket di Surabaya, salah satunya Indomaret di Jalan Kartini. Di minimarket tersebut, Eri menemui juru parkir resmi yang sempat mendapat intimidasi dari oknum preman.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
