Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 06.53 WIB

Penolakan Pembangunan RSUD Surabaya Selatan, Wakil Rakyat Minta Kajian Ulang: Lahan Terbatas, Rawan Ganggu Permukiman

Ilustrasi pembangunan rumah sakit. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ilustrasi pembangunan rumah sakit. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Surabaya Selatan, yang sedianya akan dibangun di lapangan sepak bola Karangpilang, mendapat penolakan dari berbagai kalangan.

Termasuk dari para wakil rakyat. Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya, Alif Iman Waluyo meminta Pemkot Surabaya untuk mengkaji kembali rencana pembangunan RS yang disebut-sebut akan memiliki layanan Trauma Center.

"Saya sarankan Pemkot Surabaya untuk mengkaji ulang lokasi rencana pembangunan RS Surabaya Selatan, dengan berbagai pertimbangan, baik teknis maupun sosial," ujar Alif di Surabaya, Kamis (22/5).

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa dirinya tidak menolak pembangunan rumah sakit, namun mendorong agar lokasi pembangunan dipertimbangkan kembali secara bijak.
"Saya menyarankan untuk pindah ke tanah Pemkot Surabaya yang tidak aktif, bukan menolak pembangunannya (RSUD Surabaya Selatan). Jadi tidak mengorbankan ruang publik milik warga,” imbuhnya.

Alif khawatir pembangunan RSUD di lapangan bola Karangpilang akan menghambat perluasan karena lahannya terbatas. Terlebih selama ini, lahan tersebut dimanfaatkan warga sekitar sebagai ruang terbuka hijau.

“Lapangan Karangpilang itu terlalu sempit. Kalau nanti butuh perluasan untuk parkir atau gedung tambahan, akan sulit karena dekat permukiman. Lapangan ini juga punya fungsi sosial, perlu dipikirkan dampaknya bagi warga," ucap Alif.

Melalui kajian yang mendalam dan pelibatan aktif masyarakat, Alif berharap Pemkot Surabaya menghadirkan rumah sakit yang tak hanya unggul secara medis, tetapi juga selaras dengan tata kota.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi membantah adanya penolakan dari masyarakat atas rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Surabaya Selatan, di lapangan sepak bola Karangpilang.

Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melakukan sosialisasi terkait pembangunan RSUD keempat ini. Sosialisasi pun dilakukan dengan melibatkan RT, RW, dan LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan).

"Kalau warganya sekarang protes yang mana, dari jumlah berapa dari berapa? itu yang tolong di ini (highlight), karena ini untuk kepentingan lebih besar, rumah sakit ini bukan untuk kepentingan Pemkot," tuturnya, Jumat (14/2) lalu.

Menurut Eri, pembangunan RSUD Surabaya Selatan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, seperti terbukanya lapangan pekerjaan dan akses layanan kesehatan yang menjadi lebih terjangkau.

"Jadi jangan ada orang yang mengatakan tidak setuju, tetapi ada kepentingan lain. ya kita lihat lah umpamanya ada yang setuju 100 orang, yang gak setuju 2, karena kita bicara bukan untuk sekelompok orang," tukasnya. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore