ilustrasi kotak amal
JawaPos.com - Seorang pria paruh baya berinisial ZA menjadi bulan-bulanan warga Petemon pada kemarin (25/4) sekitar pukul setengah dua dini hari. Dia diduga hendak mencuri kotak amal di Masjid Al Fatttah, Jalan Petemon II Nomor 86, Sawahan. Aksi tersebut dipergoki oleh salah seorang warga yang hendak pulang.
Hasiburrahman, Imam Masjid Al Fatttah, menuturkan bahwa dalam kejadian tersebut ZA beraksi seorang diri. Pelaku mengendarai sepeda kayuh dan tampak mengamati situasi lingkungan sekitar masjid pada pukul 01.29 dini hari kemarin. Setelah memastikan kondisi relatif sepi, ZA kemudian menghampiri kotak amal yang terletak di sisi luar serambi masjid.
”Dari CCTV pelaku kelihatan berusaha membobol kunci kotak amal,” terang Hasib. Kotak amal yang berbentuk kubus dengan atap limas tersebut dilengkapi empat kunci pengaman yang ada di masing-masing sisi. Belum sempat membuka isi kotak amal, ZA kemudian bersembunyi setelah melihat salah seorang warga melintas.
ZA bersembunyi di gang kecil sisi timur masjid samping utara Jalan Petemon II. Nahas, ternyata gang tersebut menjadi destinasi warga yang hendak pulang ke rumah. ”Warga yang mau pulang ternyata melihat ada maling yang sembunyi di gang. Dari sana langsung dicokok, untuk diinterogasi sama warga,” sambung pria yang bekerja sebagai pemilik toko sembako tersebut.
Atas temuan tersebut, warga yang sudah terlanjur kesal langsung menghakimi secara membabi buta. ZA diketahui sudah tiga kali mengincar kotak amal di masjid tersebut. Aksi pertama berlangsung pada 27 Maret lalu. Pelaku berhasil menggasak uang infak masjid sekitar Rp 2 sampai 3 juta. Pencurian kembali lagi dijalankan pada 5 April.
Slamet, warga Petemon II, berhasil memergoki aksi pencurian kotak amal yang kedua. Dia sempat mendokumentasikan upaya ZA untuk menggasak uang jemaah. ”Saya rekam itu pelaku tapi pas lihat ke saya, saya lupa lampu flashnya masih nyala. Jadi pelakunya kabur,” ungkapnya.
Dia menuturkan bahwa pelaku dalam aksi kedua dan ketiga diduga orang yang sama. Hal tersebut tampak dari ciri-ciri pelaku yang menggunakan sepeda kayuh dalam menjalankan aksinya. ”Orangnya sama. Kaosnya hitam sama celana pendek seperti pas yang kemarin,” tuturnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
