
Korban ijazah ditahan UD Sentosa Seal melapor ke Polda Jatim, Senin (21/4). (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com–Skema rekrutmen yang diterapkan UD Sentosa Seal menjadi sorotan tajam. Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat industri ini diduga menerapkan pola sistemik yang merugikan puluhan pekerja sejak awal diterima bekerja.
Mereka yang melamar, umumnya lewat Facebook dan Instagram, dihadapkan pada dua opsi saat resmi direkrut. Menyerahkan uang jaminan Rp 2 juta atau menitipkan ijazah asli. Jika memilih opsi kedua, gaji mereka dipotong Rp 1 juta selama dua bulan. Ironisnya, setelah potongan selesai, dokumen tetap tidak dikembalikan.
“Sudah dua bulan gaji saya dipotong, tapi ijazah tetap belum saya terima. Setiap kali ditanyakan, jawabannya muter-muter,” ungkap salah satu korban berinisial DSP.
Edi Tarigan, kuasa hukum dari DSP, menilai praktik ini sebagai bentuk eksploitasi. Dia menjelaskan, penahanan ijazah sudah terjadi sejak proses awal rekrutmen, bukan karena alasan indisipliner atau pelanggaran kontrak.
“Ini bukan kasus satu atau dua orang. Korbannya sistematis, dan semuanya mengalami hal serupa,” jelas Edi.
Yang lebih mengkhawatirkan, menurut pengakuan korban Ananda Sasmita Putri, ada lebih dari 50 pekerja yang mengalami hal serupa. Bahkan bagi mereka yang tidak menitipkan ijazah, diminta membayar uang jaminan Rp 2 juta sebagai syarat bekerja.
“Saya sudah resign sejak Desember 2024, tapi ijazah saya masih ditahan sampai sekarang,” kata Putri.
Kondisi ini membuat para mantan pekerja kesulitan melamar kerja di tempat lain. Tanpa ijazah asli, banyak dari mereka terhenti karienya, terpaksa menganggur, atau hanya bisa bekerja serabutan.
“Harapan kami sederhana, ijazah kami dikembalikan. Itu milik pribadi. Kami hanya ingin hak kami,” tambah Putri.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, termasuk Wali Kota Surabaya dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Pemerintah menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
