
Ilustrasi masyarakat sedang membayar pajak di kantor BPD Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya terus berupaya untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Kabar baiknya, hingga pertengahan Maret 2025, capaian pajak berjalan sesuai harapan.
"Meskipun masih ada gap yang perlu kami kejar. Insya Allah dalam dua pekan terakhir ini, pencapaian pajak triwulan pertama 2025 mendekati sempurna," tutur Kepala Bapenda Surabaya Febrina Kusumawati, Sabtu (15/3).
Febri memastikan pihaknya akan terus mengupayakan berbagai kanal untuk mengoptimalkan realisasi pajak. Salah satunya dengan mendorong pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lebih awal.
"Kami sangat mengapresiasi warga yang membayar pajak lebih cepat karena ini membantu pemerintah dalam perencanaan pembangunan," imbuhnya. Untuk diketahui, jatuh tempo pembayaran PBB adalah Mei 2025.
Selain Pajak Bumi dan Bangunan, Febri juga menyoroti pajak dari sektor hotel dan restoran. Ia menerangkan bahwa pembayaran pajak untuk transaksi Februari 2025 dijadwalkan pada 12–13 Maret 2025.
"Beberapa hotel dan restoran mencatat peningkatan tamu di Februari, sehingga hasil pajaknya baru terlihat dalam beberapa hari terakhir ini. Kami optimis ini bisa menutup target penerimaan pajak di bulan Maret," papar Febri.
Sebagai informasi, Bapenda Kota Surabaya menargetkan capaian pajak daerah pada 2025 sebesar Rp 7,307 Triliun. Angka ini sekitar 60,21 persen dari total target pendapatan daerah Surabaya, yakni Rp 12,137 Triliun.
Sumber utama pajak daerah Kota Pahlawan berasal dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Febri menegaskan bahwa pajak berperan krusial dalam pembangunan sebuah daerah. Pajak juga bersifat wajib, sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD).
"Artinya pajak itu sudah ada ketetapan, maka harus dibayar. Dari pajak inilah yang digunakan untuk pembangunan Kota Surabaya, mulai dari infrastruktur, penerangan jalan, hingga pengurangan risiko banjir," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
