Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Desember 2024 | 04.46 WIB

Sudut Kota Surabaya Dihiasi Ornamen Natal, Wali Kota Eri Cahyadi: Suasana yang Indah dan Toleran

Menjelang perayaan Natal 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercantik berbagai sudut kota dengan ornamen dan dekorasi khas Natal. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Menjelang perayaan Natal 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercantik berbagai sudut kota dengan ornamen dan dekorasi khas Natal. (Humas Pemkot Surabaya)

 
JawaPos.com — Menjelang perayaan Natal 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercantik berbagai sudut kota dengan ornamen dan dekorasi khas Natal. Langkah ini dilakukan sebagai wujud komitmen Pemkot dalam menjaga semangat toleransi, keharmonisan, dan keberagaman antar umat beragama di Kota Pahlawan.
 
Dekorasi Natal bernuansa hijau dan merah khas perayaan ini terpasang di beberapa lokasi strategis, seperti halaman luar Balai Kota Surabaya, kawasan Panglima Sudirman, Kota Lama, pedestrian jembatan Jalan Yos Sudarso, jembatan Sawunggaling, dan Plaza Tengah Alun-Alun Kota Surabaya. Keindahan hiasan ini semakin memikat saat malam tiba, dengan lampu-lampu berbentuk pohon cemara yang memancarkan cahaya warna-warni.
 
Selain itu, ornamen berbentuk Sinterklas, kereta rusa, dan pohon Natal menjadi daya tarik bagi warga yang berkunjung. Banyak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berswafoto, menjadikan ornamen tematik ini bagian dari kebahagiaan menyambut Natal.
 
 
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa pemasangan ornamen Natal merupakan tradisi tahunan yang mencerminkan semangat toleransi di kota yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang agama, suku, dan ras.
 
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita kembali menghias kota dengan ornamen Natal. Hal yang sama juga dilakukan saat perayaan umat Buddha, Hindu, dan Islam. Kota Surabaya selalu dihias untuk menciptakan suasana yang indah dan toleran,” ujar Wali Kota Syrabaya, Eri Cahyadi, Jumat (6/12).
 
Eri menegaskan bahwa Surabaya sebagai kota yang menjunjung tinggi pluralisme harus memberikan ruang yang nyaman bagi semua umat beragama untuk merayakan hari besar mereka. “Dengan dekorasi ini, kita ingin menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis. Semua umat beragama dapat menikmati perayaan di Kota Pahlawan,” jelasnya.
 
Selain merefleksikan toleransi, dekorasi Natal ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat menjelang momen pergantian tahun. Eri menyebut bahwa ornamen dan lampu-lampu tematik ini memberikan sentuhan estetika, menjadikan Surabaya semakin nyaman dan indah untuk ditinggali.
 
 
“Lampu-lampu dan hiasan ini membuat wajah Kota Surabaya lebih semarak, sehingga masyarakat merasa betah dan senang berada di kotanya,” tambahnya.
 
Eri juga mendorong tempat-tempat usaha di Surabaya untuk ikut berpartisipasi dengan memasang ornamen tematik serupa. Langkah ini, menurutnya, dapat semakin memperkuat kerukunan antar umat beragama, suku, dan ras.
 
“Semoga dengan pemasangan ornamen ini, semangat Natal dapat dirasakan umat Kristiani, dan rasa kebersamaan di Surabaya semakin erat,” harapnya.
 
Diketahui, pemasangan ornamen tematik di setiap perayaan hari besar keagamaan telah menjadi tradisi di Surabaya sejak 2022. Inisiatif ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan harmonis antar masyarakat di kota yang dikenal sebagai simbol keberagaman dan persatuan.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore