Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 November 2024 | 19.44 WIB

Kalaksa BPBD Surabaya Agus Hebi Djuniangoro Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Kalaksa BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro. (Antara/BPBD Surabaya) - Image

Kalaksa BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro. (Antara/BPBD Surabaya)

JawaPos.com-Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan adanya cuaca ekstrem yang diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga 1 Desember 2024.

"Berdasarkan prediksi dari BMKG, maka kami dari BPBD Kota Surabaya beserta dinas lainnya akan standby dengan mempersiapkan peralatan untuk sarana-prasarana kebencanaan," ucap Hebi, Sabtu.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat memeriksa kondisi rumah yang berpotensi rusak akibat angin kencang seperti halnya kejadian pada Jumat (29/11) sore.

"Kemarin itu menurut data yang kami terima ada sekitar 69 rumah lebih yang terdampak puting beliung di wilayah Manyar dan Dharmahusada Indah," katanya.

Paling banyak terdampak, lanjutnya, rumah dengan atap yang masih menggunakan seng, asbes dan dalam tahap renovasi.

"Kalau dilihat-lihat kemarin itu paling banyak kos-kosan yang kurang baik dalam segi struktur atapnya. Terlihat sudah lama tidak direnovasi," tuturnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada pemilik kos atau rumah yang kondisinya kurang baik harap segera dipantau dan diperbaiki. 

"Untuk rumah yang terdampak tetap kami bantu, untuk penanganan sementara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberi terpal agar kalau hujan tidak bocor," kata Hebi. 

Hebi menambahkan, selain imbauan untuk pemilik rumah, namun juga masyarakat yang berlibur atau bersantai di taman-taman aktif juga harus waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan lebat maupun ada angin kencang.

"Itu juga bahaya, mobil-mobil juga hindari parkir di bawah pohon maupun yang parkir di dekat sungai," tuturnya. 

Hal tersebut, kata Hebi, untuk menghindari mobil terhempas ke sungai akibat puting beliung yang melanda wilayah Dharmahusada Indah Surabaya, pada Jumat (29/11) sore.

"Itu kemarin mobilnya dalam keadaan parkir dan sudah di rem tangan, tapi masih bisa terhempas dan masuk ke sungai. Jadi dimohon untuk menghindari saja. Semoga kejadian kemarin tidak terjadi lagi," ujarnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore