Ilustrasi gunungan sampah di TPA Benowo. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Tak bisa dipungkiri, pengelolaan sampah masih menjadi pekerjaan rumah kota-kota besar seperti Surabaya. Dalam sehari saja, produksi sampah di Kota Pahlawan bisa mencapai 1.800 hingga 2.000 ton per hari.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Dedik Irianto. Berdasarkan data DLH Surabaya, sekitar 3 juta penduduk Surabaya menghasilkan sampah rata-rata 0,6 kilogram per orang per hari.
"Namun, pada siang hari, penduduk bisa mencapai 5 juta (termasuk penduduk kabupaten/kota sekitar yang bekerja di Surabaya) dan itu tentu membawa sampah juga," ujar Dedik, Rabu (20/11).
Ia mengatakan, setiap harinya tercatat sekitar 1.300 sampai 1.500 ton sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Sementara sisanya direduksi masyarakat lewat pemilahan sampah.
“Ini menunjukkan bahwa kesadaran warga dalam memilah sampah sudah cukup baik, sehingga volume sampah yang harus ditangani di TPA dapat berkurang," lanjut Dedik.
Seiring bertambahnya jumlah penduduk, Dedik tak menampik bahwa volume sampah di Kota Surabaya akan terus meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, perlu pengelolaan sampah perlu perhatian serius.
Menurut Dedik, fokus Pemkot Surabaya adalah meningkatkan pengelolaan sampah dengan pengurangan dan pemilahan di hulu. Artinya tidak hanya mengandalkan Pemkot, tetapi juga kesadaran dari masyarakat sendiri.
"Kami berharap gerakan memilah sampah dari rumah tangga ini ke depan bisa semakin masif, sehingga diharapkan volume sampah yang masuk ke TPA bisa terus ditekan," jelasnya.
Sebelumnya, pengelolaan sampah di Kota Surabaya baru saja mendapat acungan jempol dari Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq saat berkunjung ke Surabaya, Selasa (19/11).
“Surabaya sudah demikian maju dalam pengelolaan sampah. Kami akan adopsi dan skill up, termasuk area sungainya," ujar pria yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI tersebut.
Ia lantas menyoroti sungai Kalimas yang tampak begitu bersih. Ini menjadi bukti bahwa Pemkot Surabaya serius dalam pengelolaan sampah. Bahkan, sungai tersebut kini menjadi kawasan wisata yang tak pernah sepi.
"Maka dari itu akan kami replikasikan untuk sungai-sungai di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Skill up sampai ke ujungnya," tandas Hanif.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
