Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 September 2024 | 00.05 WIB

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok di Pasar, Pemkot Surabaya Dorong adanya Kios TPID di Seluruh Pasar Tradisional

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau harga bahan pokok di sebuah pasar. (Antara) - Image

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau harga bahan pokok di sebuah pasar. (Antara)

 
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok, antara lain dengan mendirikan kios atau warung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di pasar tradisional.
 
Pemkot Surabaya sejauh ini memang sudah mendirikan 40 kios TPID di pasar-pasar wilayah setempat yang dikelola PD Pasar Surya, seperti Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambahrejo Surabaya.
 
Namun jumlah tersebut ternyata belum semua, dengan kata lain, masih ada sejumlah pasar yang belum didirikan kios TPID.
 
 
Maka dari itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan melalui Bagian Perekonomian dan PD Pasar Surya agar kios TPID dibangun di pasar-pasar yang belum tersedia.
 
"Karena itu saya minta kios TPID-nya harus dikuatkan lagi. Saya sudah instruksikan ke Asisten 2, Bagian Perekonomian dan PD Pasar Surya untuk membuat TPID di setiap pasar," kata Wali Kota Eri Cahyadi seperti dikutip dari Antara, Sabtu (14/9).
 
Eri Cahyadi menjelaskan, ketika ia dan jajaran meninjau di Pasar Kembang, ia masih menemukan pedagang yang menjual minyak goreng diatas harga eceran tertinggi.
 
Meskipun demikian, secara umum, harga kebutuhan pokok di pasar tersebut masih relatif normal. "Alhamdulillah semua harga sudah terpantau normal, seperti beras, gula dan ayam. Namun minyak dalam satu bulan ini HET-nya Rp15.700, tapi pedagang dapatnya Rp15.500, kadang ada yang Rp15.700," katanya.
 
 
Menurut Eri, penguatan kios TPID sangat bermanfaat untuk menstabilkan harga-harga bahan pokok, serta bagi pedagang pasar bisa menjadikannya sebagai tempat kulakan karena memang bukan untuk penjualan secara eceran.
 
"TPID menyediakan bahan pokok, seperti beras, gula dan minyak. Tapi tidak dibuat eceran, dibuat pedagang kulakan. Jadi pedagang ini mendapat kepastian harga HET pemerintah," ucapnya.
 
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri ini juga meminta PD Pasar Surya agar aktif melakukan pengecekan harga bahan pokok di pasar, untuk memastikan harga bahan pokok di pasar sudah sesuai HET atau dalam kondisi naik.
 
"Nah, setiap waktu, setiap saat, PD Pasar harus mengecek itu, sambil dilihat apakah harga naik atau tidak," pungkasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore