
Pelaku pencurian dompet di sebuah outlet di Tunjungan Plaza Surabaya saat dibekuk petugas keamanan.
JawaPos.com - Polsek Tegalsari Surabaya mengamankan Ahmad Faisol saat beraksi mencuri dompet di Tunjungan Plaza Surabaya, Minggu (28/1). Kapolsek Tegalsari Surabaya Kompol Rizki Santoso mengatakan, untuk kebutuhan penyidikan lebih lanjut, Ahmad Faisol ditahan di Mapolsek Tegalsari. Beberapa saksi juga diperiksa.
”Dari pelapor sudah kami periksa, lalu ada beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan. Jadi, pelaku pencurian dompet baru di salah satu outlet Tunjungan Plaza Surabaya sudah kami tahan,” ujar Kompol Rizki.
Dari hasil pemeriksaan, kata Rizki, pelaku sudah melakukan aksinya beberapa kali. Pelaku pencurian dompet di Tunjungan Plaza Surabaya sudah pernah melakukan pencurian tiga kali sebelumnya. ”Sudah tiga kali melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Tegalsari Surabaya,” tambah Kompol Rizki.
Sebelumnya, salah seorang sekuriti Mal Tunjungan Plaza, M Rofiq, mengatakan Faisol saat ditangkap sempat mencoba melawan. Hal itu memicu kegeraman pengunjung mal dan spontan memukuli pelaku.
Rofiq juga mengatakan Ahmad Faisol sudah menjadi TO atau incaran pihak keamanan Tunjungan Plaza. "Pelaku sudah menjadi incaran. Sebab, sudah beberapa kali ada aduan tindak pencurian di Tunjungan Plaza. Dia lolos mencuri handphone di outlet lantai Ground terekam kamera CCTV juga," ungkap Rofiq.
Rofiq menyebut saat mencuri dompet, pakaian yang dikenakan oleh Ahmad Faisol sama ketika dia melakukan pencurian handphone. "Pakaian yang sama menjadi penjelas. Kalau pencuri handphone yang sempat buron di awal tahun lalu merupakan dia, pelaku yang sama," ucap Rofiq.
Sebelumnya, Polsek Tegalsari mengamankan Ahmad Faisol yang diduga melakukan pencurian dompet di Tunjungan Plaza Surabaya pada Minggu (28/1) malam. Upaya pencurian dompet di Tunjungan Plaza Surabaya oleh Ahmad Faisol itu ramai di media sosial Instagram.
Ahmad Faisol adalah warga Surabaya, tepatnya Genteng. Aksi pencurian yang dilakukan pelaku berusia 50 tahun itu bukan komplotan melakukan aksi sendiri. ”Jadi, pelaku ini melakukan aksi pencurian itu sendirian. Tidak berkelompok, atau ada kelompok lain ya,” kata Kompol Rizki.
Uang hasil pencurian itu, lanjut Rizki, digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
