Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2023 | 03.38 WIB

Optimalkan PAD Melalui Transaksi Digital, BPPKAD Kabupaten Gresik Langsungkan Bulan Panutan PBB 2023

Event Bulan Panutan PBB dijadikan momen launching pembayaran PBB melalui QRIS dihadiri Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani SE, Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik A.M. Reza Pahlevi A.P., dan pejabat lainnya - Image

Event Bulan Panutan PBB dijadikan momen launching pembayaran PBB melalui QRIS dihadiri Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani SE, Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik A.M. Reza Pahlevi A.P., dan pejabat lainnya

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Gresik melalui badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPPKAD) kembali menghelat Bulan Panutan PBB. Kegiatan rutin itu dilangsungkan kemarin (14/12) di Hotel Aston Inn, Gresik.

Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani SE menuturkan, masifnya pembangunan di pelosok desa hingga kota di Kabupaten Gresik berasal dari dana pajak dan retribusi. Hal itu karena pajak dan retribusi memiliki porsi besar dalam perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tercatat di tahun ini, kontribusi pajak PAD sebanyak 66 persen dan retribusi 8 persen.

Hal itu membuat Pemkab Gresik dan BPPKAD terus mendorong seluruh wajib pajak untuk membayarkan kewajibannya dengan taat. Sebab, masa depan Kabupaten Gresik ada di tangan mereka. Ia berharap, Bulan Panutan PBB bisa jadi momen untuk menambah wawasan dan kesadaran semua pihak dalam membayar pajak serta retribusi.

“Semua pihak harus bersinergi untuk memaksimalkan realisasi PBB. Industri, stakeholder, dan masyarakat harus niat agar tak terlambat bayar pajak. Ini jadi bentuk kontribusi pembangunan daerah,” ungkap Gus Yani.

Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani SE

Gus Yani juga memaparkan tentang perlunya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). Hal itu yang menjadi pendorong Pemkab Gresik mengembangkan teknologi Intelligence Operational Platform (IOP).

Event Bulan Panutan PBB juga dijadikan momen launching pembayaran PBB melalui QRIS. Launching dilakukan langsung Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani SE, Ketua DPRD Kabupaten Gresik H Much Abdul Qodir SPd, Wakil Bupati Gresik Dra Hj Aminatun Habibah MPd, Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik A.M. Reza Pahlevi A.P., dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid.

Berkat inovasi dan program-program itu, Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai terbaik ke-6 wilayah Jawa-Bali tingkat kabupaten dalam Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2023. Pencapaian itu menjadi wujud komitmen Pemkab Gresik dalam mewujudkan digitalisasi daerah di berbagai sektor. Terutama bidang ekonomi dan keuangan daerah.

Kepala BPPKAD Gresik A.M. Reza Pahlevi, A.P. saat memberikan laporan pada Bulan Panutan PBB 2023

Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik Reza Pahlevi mengatakan, acara itu digelar demi beberapa tujuan. Diantaranya, mempercepat realisasi PBB 2023. Realisasi PBB hingga minggu pertama Desember 2023 sebesar 166,5 miliar, naik dibandingkan 2022 sebesar 148 miliar.

Adanya Bulan Panutan diharapkan mampu terus meningkatkan pencapaian dan realisasi PBB. “Hal ini terus kami sosialisasikan demi mendorong percepatan realisasi PBB. Kesadaran tentang kepatuhan juga kami tebarkan. Semuanya demi kemajuan daerah,” tutur Reza.

Realisasi tersebut dibutuhkan demi pemenuhan anggaran Pemkab Gresik. Baik di bidang kepemerintahan, kemasyarakatan, maupun pembangunan. “Di momen ini, kami juga memberikan apresiasi pada pihak-pihak yang telah membayar PBB dengan taat. Mulai dari kepala desa, camat, hingga perusahaan,” ungkap Reza.

Untuk itu, sebagai bentuk apresiasi taat pajak terutama PBB, Gus Yani memberikan penghargaan pada sejumlah camat dan kepala desa. Kategorinya, kecamatan lunas 100 persen (2 kecamatan), kecamatan dengan jumlah 60 persen keatas (2 kecamatan), kecamatan dengan dengan peningkatan desa lunas dari tahun sebelumnya (6 kecamatan), kecamatan dengan jumlah pembayaran terbesar (3 kecamatan), serta desa dengan jumlah pembayaran terbesar (3 desa).

Penghargaan juga diberikan pada seluruh desa di 14 kecamatan Kabupaten Gresik. Mulai dari Kecamatan Cerme, Benjeng, Balongpanggang, Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sidayu, Ujung Pangkah, Panceng, Dukun, Tambak, dan Sangkapura. Tak hanya kecamatan dan desa. Pemkab Gresik juga mengapresiasi sebanyak 25 perusahaan yang telah melakukan pembayaran PBB dengan taat. Bank Jatim juga sempat melakukan pengumuman pemenang Tabungan Simpeda sebesar Rp 100 juta dan Rp 50 juta. (ree)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore