
Pasar Baru Kertosono. (Dok Radar Kediri)
JawaPos.com – Pasar Kertosono akan diubah menjadi sebuah mall oleh Pemkab Nganjuk. Pasar Kertsono tidak akan menjadi pasar tradisional lagi.
“Akan ada eskalator di Pasar Kertosono,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo pada Selasa (12/12).
Pemasangan eskalator ini akan berjumlah dua yang akan dipasang di Pasar Kertosono. Eskalator ini akan menghubungkan lantai 1 dan 2.
Para pengunjung akan dimudahkan dengan tidak untuk naik turun tangga lagi. Dengan menaiki eskalator untuk berbelanja dari lantai satu ke lantai dua maupun sebaliknya.
“Eskalator ini untuk membuat pengunjung nyaman berbelanja di Pasar Kertosono,” ujar.
Gunawan menyebutkan bahwa perihal anggaran eskalator ini sudah masuk ke anggaran proyek lantai Pasar Kertosono senilai Rp 13,3 miliar.
Anggaran ini juga digunakan dalam beberapa pengerjaan yakni, los di lantai 2, taman, mengubah tampilan depan Pasar Kertosono, sampai pengadaan eskalator. Karenanya pemasangan dua eskalator itu belum terlaksana makan penggunaan anggaran Pasar Kertosono belum 100 persen.
Hal ini membuat penyerapan anggaran dari Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk masih belum maksimal. Karenanya perihal proyek Pasar Kertosono terkait turunnya anggara belum bisa dilakukan 100 persen di awal.
Anggaran ini harus dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan proses proyek yang sudah selesai dikerjakan. Target dari penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk dari Penjabat (Pj) Bupati Sri Handoko Taruna yakni 90 persen.
Penyerapan anggaran dari proyek Pasar Kertosono masih Rp 8 miliar dari Rp 13,3 miliar yang sudah dianggarkan. Ini sudah mulai dari uang muka dan termin pertama.
Untuk sisa anggaran sekitar Rp 5 miliar akan baru dicairkan setelah proyek Pasar Kertosono rampung. Dana untuk kebutuhan dua eskalator sekitar Rp 1,3 miliar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko mengatakan pihaknya sangat senang dengan rencana dari Dinas PUPR terkait pembangunan eskalator di Pasar Kertosono.
Eskalator ini bermanfaat bagi pengunjung yang kadang tidak mau naik ke lantai 2. Karenanya banyak keluhan dari para pedagang yang berada di lantai 2 perihal banyaknya pembeli yang malas untuk berbelanja di lantai 2 disebabkan capek naik turun tangga.
Pasar Kertosno akan naik kelas dengan adanya eskalator. Dengan ini membuat Pasar Kertosono menjadi pasar tradisional satu-satunya di Nganjuk yang menggunakan eskalator.
Haris mengharapkan Pasar Kertosono ini akan mirip dengan mall dan menarik para pengunjung. Dari yang muda sampai orang tua.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
