Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 20.37 WIB

Mulai Tahun Depan, Cuma Bayar Rp 5000 Masyarakat Surabaya Sudah Bisa Naik Tiga Transportasi Umum

Bus Trans Semanggi saat melintas di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. (Suryanto/radar Surabaya) - Image

Bus Trans Semanggi saat melintas di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. (Suryanto/radar Surabaya)

JawaPos.com – Masyarakat Surabaya pengguna transportasi umum akan semakin dimudahkan aksesnya dengan perencanaan skema tiket yang lebih praktis dan efisien.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati mengatakan bahwa rencananya skema tiket terusan bakal dimulai tahun depan.

“Mulai Januari 2024,” terangnya pada Selasa (5/12).

Dilansir dari Radar Surabaya, pemkot memberlakukan tiket seharga Rp 5.000, sehingga memudahkan dan menarik masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Tiket itu berlaku untuk tiga transportasi umum, yakni, Suroboyo Bus, TSS, dan Wirawiri.

“Banyak keluhan kalau sistem ticketing transportasi kita itu masih terlalu ribet,” ucapnya.

Harga tiket itu berlaku untuk rute pendek. Maksimal perjalanannya hanya dua jam dan ada penyesuaian tarif baru setelah dua jam.

“Selama perjalanan tidak melebihi dua jam, hanya bayar Rp 5.000 sudah bisa naik tiga angkutan massal Surabaya. Jadi beli satu dapat tiga,” katanya.

Layanan super murah itu untuk menyukseskan layanan angkutan umum di Surabaya.

Aning yang merupakan anggota Badan Anggaran DPRD sudah menyetujui anggaran itu. Tujuan utamanya adalah untuk pengembangan transportasi umum modern.

“Semua dimasukkan dalam APBD 2024 yang sudah disahkan 10 November 2023,” ujarnya.

Aning menyebutkan jika Rp103 miliar dianggarkan untuk pengembangan transportasi umum.

Salah satu alokasinya untuk keperluan subsidi, yaitu sasarannya untuk tiga moda angkutan umum modern sekaligus.

“Selama ini, hanya Wirawiri dan Suroboyo Bus yang berlaku satu tiket Rp 5.000 karena dikelola Pemkot Surabaya. Sementara Trans Semanggi Suroboyo tiket terpisah karena bus ini dikelola Kemenhub,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru mengatakan bahwa seluruh angkutan umum dikelola Pemkot Surabaya.

Semua tiket menjadi satu. Ini langkah pemkot untuk meningkatkan pelayanan yang prima.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore