Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Agustus 2022 | 23.55 WIB

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapat Bantuan Renovasi dan KPR Rumah

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (tengah) bersama para penerima bantuan. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (tengah) bersama para penerima bantuan. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyerahkan bantuan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). Bantuan itu berupa fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) dan renovasi. Bantuan diserahkan pada Selasa (23/8) bersama Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Haru Koesmahargyo.

Bantuan itu merupakan manfaat layanan tambahan (MLT). Fasilitas MLT merupakan program BPJAMSOSTEK kepada peserta program Jaminan Hari Tua (JHT). Bantuan itu diberikan dalam bentuk pinjaman uang muka perumahan (PUMP) maksimal Rp 150 juta dan pinjaman renovasi perumahan (PRP) maksimal Rp 200 juta. Kemudian kredit pemilikan rumah (KPR) maksimal Rp 500 juta. Selain itu, peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas take over KPR dari skema umum menjadi skema MLT untuk mendapatkan bunga yang lebih ringan.

Menaker mengatakan, MLT merupakan program yang sangat baik dan diperlukan masyarakat khususnya para pekerja guna memenuhi kebutuhan kepemilikan rumah. ”Ini kan program yang bagus. Sehingga, harus banyak masyarakat yang tahu. Sebab, masyarakat butuh rumah yang layak. Dengan program ini, kesempatan mendapatkan rumah yang layak dapat dipenuhi,” papar Ida di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Kamis (25/8).

Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, lanjut dia, pekerja tidak hanya memperoleh perlindungan dari risiko kerja namun juga bisa mendapatkan manfaat berupa kemudahan kepemilikan rumah tanpa dikenakan iuran tambahan.

Ida turut mendorong BPJAMSOSTEK terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak pekerja yang merasakan manfaat tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo mengatakan, untuk meningkatkan penyaluran MLT, BPJAMSOSTEK telah kerja sama dengan Bank Himbara salah satunya Bank BTN serta bank daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Daerah (Asbanda). Selama 2022, total MLT yang telah disalurkan adalah sebanyak 583 unit rumah dengan nilai manfaat mencapai Rp 147 miliar.

Dia berharap angka tersebut terus bertambah seiring semakin banyaknya pekerja yang menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Bagi pekerja yang ingin mendapatkan MLT, ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi. Di antaranya telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK minimal 1 tahun, belum memiliki rumah sendiri, serta pemberi kerja tertib administrasi kepesertaan dan pembayaran iuran BPJAMSOSTEK.

”Semoga MLT ini mampu mewujudkan mimpi para pekerja dan keluarganya untuk memiliki rumah yang layak, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih semangat dan mampu berkontribusi dalam pembangunan dan perekonomian Indonesia,” tutur Anggoro.

 

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jawa Timur Deny Yusyulian menjelaskan, di Jawa Timur, MLT yang telah disalurkan sebanyak 108 unit rumah dengan total nilai manfaat Rp 25 miliar. Optimalisasi MLT di Jawa Timur terus digencarkan.

”Kendala yang ditemui karena adanya selisih margin yang rendah serta ketertarikan dari bank untuk menyalurkan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang menyasar kepada pekerja/buruh dengan penghasilan rendah. BPJAMSOSTEK berusaha memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan peserta. Dengan fasilitas ini diharapkan dapat memudahkan para peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk membeli rumah sejahtera,” ucap Deny.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore