Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Maret 2022 | 20.13 WIB

Polda Jatim Pastikan ETLE Jalan Tol Juga Mengincar ODOL

ANGKUT KEBUTUHAN: Masih banyak truk ODOL di area Pelabuhan Tanjung Perak (6/3). Truk ODOL masih sering dijumpai di Jalan Perak Barat maupun Perak Timur. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos) - Image

ANGKUT KEBUTUHAN: Masih banyak truk ODOL di area Pelabuhan Tanjung Perak (6/3). Truk ODOL masih sering dijumpai di Jalan Perak Barat maupun Perak Timur. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemasangan ETLE (electronic traffic law enforcement) di jalan tol tidak hanya bertujuan menindak kendaraan yang melanggar batas kecepatan. Sebab, tilang elektronik itu juga mengincar kendaraan yang membawa muatan berlebih atau ODOL (overdimension and overload).

Dirlantas Polda Jatim Kombespol Latif Usman menyampaikan, setiap kendaraan memiliki batas angkut agar bisa melaju normal. Namun, tidak sedikit yang dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas. Menurut dia, kondisi itu tidak bisa dibiarkan karena dapat menimbulkan potensi kecelakaan. ”Muatan berlebih bisa membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan,” ujarnya kemarin (30/3).

Latif mengungkapkan, beratnya tekanan otomatis akan berimbas pada kendaraan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan mengganggu pengereman. ”Makanya, perlu mendapat atensi,” tuturnya.

Dia menegaskan, jalan tol adalah jalur bebas hambatan. Karena itu, kendaraan yang membawa muatan berlebih juga tidak dapat dibiarkan. Sebab, keberadaannya bisa mengganggu pengendara lain. ”Jalan tol punya batas minimal kecepatan. Kendaraan ODOL berpotensi melanggarnya karena tidak bisa melaju dengan normal,” paparnya.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyatakan, sarana tilang elektronik itu sudah siap. Jajarannya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar penerapannya maksimal. ”Polda Jatim sangat siap dalam mendukung program Korlantas Polri,” ungkapnya.

Menurut dia, tilang elektronik memang sudah seharusnya diterapkan di jalan tol. Sebab, seiring dengan berjalannya waktu, pengguna jalan tol terus bertambah. Diperlukan upaya nyata agar pengendara mau mematuhi peraturan. Dengan begitu, potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. ”Mayoritas penyebab kecelakaan adalah kelalaian,” katanya. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore