Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Maret 2022 | 23.19 WIB

Kunjungi Pasar, Puan Maharani Borong Jajanan Tradisional

Ilustrasi prostitusi. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi prostitusi. Dok JawaPos

JawaPos.com–Ketua DPR Puan Maharani berkunjung ke Pasar Tambah Rejo Surabaya, Rabu (2/3). Kunjungan itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja (kunker) Puan selama di Jawa Timur sejak Selasa (1/3) hingga Kamis (3/3).

Puan datang pukul 08.00 WIB. Kehadirannya didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Mantan Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Dia langsung berjalan menuju sejumlah pedagang makanan.

Beberapa penjual menyampaikan keluhan secara langsung kepada Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan itu. Mereka mengaku keuntungan selama pandemi menurun drastis.

”Ibu pendapatan selama ini gimana?” kata Puan kepada pedagang jajan tradisional yang mengaku sudah berjualan selama 4 dekade itu.

Mendengar pertanyaan itu, ibu penjual tersebut menuturkan, pendapatan yang diraih sangat berbeda dengan sebelum pandemi. Dia mengaku mulai membuka lapak dari subuh hingga siang hari.

”Saya borong ya jajannya. Berapa semuanya? Ini jajannya enak,” kata Puan lalu membawa pulang jajanan yang ada.

Usai memborong jajan tradisional, Puan pun keliling ke beberapa toko. Salah satunya adalah stan bubur Madura yang juga menjajakan beragam kue tradisional. Puan juga membeli dagangan di sana.

”Mbak Puan tadi membeli nogosari. Beliau tanya harga barang yang saya jual. Terus tanya sekarang dagangannya laris atau tidak. Ya saja jawab, sejak ada pandemi Covid-19, tidak terlalu ramai. Terima kasih Mbak Puan, sudah membeli dagangan saya,” kata Rohmah, pedagang bubur Madura itu.

Kedatangan Puan itu dilakukan untuk meninjau kestabilan harga sembako. Di salah satu toko sembako, Puan bertanya seputar harga-harga kebutuhan pokok kepada pedagang. Mulai harga minyak goreng, tahu dan tempe, cabai, dan kedelai. Puan juga membeli barang-barang yang dijual pedagang tersebut.

”Senang tadi Mbak Puan mau mampir ke toko saya. Tadi beliaunya beli banyak barang saya. Bahkan beliau juga ikut menjualkan tempe saya saat ada yang mau beli,” ujar Warinten, pemilik stan sembako tersebut.

Pedagang yang sudah berjualan di Pasar Tambahrejo selama 40 tahun itu mengatakan, saat ditanya Puan, dia menjelaskan, memang beberapa harga ada yang naik menjelang Ramadan.

”Memang ada barang yang harganya naik. Kalau saya menjual memang ingin harganya jangan mahal-mahal. Jadi pembelinya senang, penjualnya juga senang karena harganya tidak mahal-mahal,” tutur Warinten.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore