
Photo
JawaPos.com- Bangunan fisik RSUD Krian, Sidoarjo, telah selesai sejak awal bulan lalu. Namun, pihak kontraktor belum menyerahkannya ke pemkab. Kemarin (25/1), tim dinas kesehatan (dinkes) telah melihat kondisi bangunan tersebut. Mereka pun meminta agar penyerahan paling lambat dilakukan pada akhir bulan ini.
Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros menyatakan, proses penyerahan tidak dapat dilakukan pekan ini. Sebab, dari hasil pemeriksaan bangunan masih perlu beberapa tindakan sebelum diserahkan. ”Belum dilakukan pembersihan secara optimal. Ada bagian-bagian yang perlu disempurnakan,’’ ujar Syaf.
Meski bagian tersebut tampak kecil, jika tidak diperbaiki maka kondisi rumah sakit kurang baik. Misalnya, bagian nat keramik yang masih ada celah. Syaf menargetkan penyerahan paling akhir dilaksanakan pada pengujung Januari nanti. Pada bulan berikutnya, proses lanjutan untuk operasional RSUD Krian dapat dilaksanakan.
Salah satunya adalah perekrutan tenaga harian lepas (THL). Tenaga penunjang nonaparatur sipil negara (ASN) yang bakal menjadi bagian dari pelayanan rumah sakit. Kendati belum ada pengumuman resmi tentang pendaftaran THL, sudah banyak warga yang mendaftar. Kemarin, ada tiga warga yang bertanya tentang THL ke kantor dinkes. Di antara mereka, ada yang sudah membawa berkas lamaran. Warga tersebut meminta agar berkas itu diterima oleh pihak dinkes.
Setiap hari ada warga yang mengajukan berkas lamaran ke dinkes terkait lowongan THL RSUD Krian. Bahkan, ada yang mengirim berkas melalui kantor pos. Kepada mereka, dinkes menjelaskan bahwa mereka tidak menerima berkas lamaran. Proses pendaftaran dilakukan secara online. ”Nanti diumumkan di website resmi dinkes,’’ lanjut Syaf.
Selain mempersiapkan bangunan, SDM untuk RSUD Krian memang harus disediakan. Saat ini yang ada baru tenaga ASN. THL belum tersedia. Setidaknya, sekitar 119 orang dibutuhkan untuk mengisi posisi tersebut.
Ketua DPRD Sidoarjo Usman yang ditemui di Dinkes Sidoarjo kemarin mengatakan bahwa operasional RSUD Krian harus segera dilakukan. Sarana-prasarana, SDM, hingga alat kedokteran wajib terpenuhi dalam waktu dekat. Tujuannya, dapat dengan cepat memberikan pelayanan kepada warga. ”Yang kurang segera dipenuhi. Harus segera beroperasi,’’ katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
