Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Desember 2021 | 18.40 WIB

PDTS Kebun Binatang Surabaya Diminta Berbenah Usai Anak Gajah Mati

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Alfian Limardi saat melihat anak gajah KBS beberapa waktu lalu. FPSI Surabaya/Antara - Image

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Alfian Limardi saat melihat anak gajah KBS beberapa waktu lalu. FPSI Surabaya/Antara

JawaPos.com–Legislator Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya minta Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) berbenah dan memperbaiki diri usai anak gajah bernama Dumbo mati.

”Kami sangat menyesalkan ada satwa yang menjadi korban lagi di KBS mengingat sudah pernah terjadi terhadap satwa yang harusnya dilindungi,” kata anggota Komisi B DPRD Surabaya Alfian Limardi seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Senin (20/12).

Menurut dia, di tengah sorotan kinerja yang tidak profesional, manajemen PDTS KBS harus segera berbenah dan memperbaiki diri. Kematian anak gajah Dumbo ditengarai akibat kelalaian manajemen KBS.

Dia menjelaskan bahwa ada informasi Dumbo sejak sakit hingga mati, pihak manajemen tidak berkoordimasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim.

”Kami akan memanggil manajemen PDTS KBS supaya fakta kematian Dumbo terbuka lebar. Kalau terbukti melakukan kelalaian sudah selayaknya mendapatkan sanksi, supaya menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi,” ucap Alfian Limardi.

Dirut PDTS KBS Khoirul Anwar sebelumnya membenarkan kematian anak gajah di KBS itu. Hanya saja, dia enggan menjelaskan rinci penyebab anak gajah tersebut mati.

”Iya, tepatnya kita tunggu hasil outopsi dan laboratorium. Nanti kita rilis,” kata Khoirul Anwar singkat.

Dumbo merupakan gajah Sumatera berjenis kelamin jantan yang dilahirkan pada 22 Juli 2019. Dumbo lahir secara normal dengan berat badan 122 kilogram, tinggi badan 88 sentimeter, dan lingkar dada 118 sentimeter.

Wali Kota Surabaya saat itu Tri Rismaharini bersama cucunya sempat melihat gajah mungil yang masih berusia tujuh hari itu. Nama Dumbo diberikan Gwen, cucu Risma. Gajah itu merupakan hasil perkawinan dari indukan gajah betina, yang bernama Lembang dan induk jantan yang bernama Doa.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore