Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 September 2021 | 23.33 WIB

Warga Binaan Lapas Surabaya Berhamburan, Simulasi Dibikin Mirip Asli

Ratusan penghuni lapas dievakuasi keluar dalam simulasi. Humas Kemenkumham Jatim - Image

Ratusan penghuni lapas dievakuasi keluar dalam simulasi. Humas Kemenkumham Jatim

JawaPos.com–Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas I Surabaya panik ketika melihat asap keluar dari salah satu stop kontak kamar hunian, Kamis (9/9) malam. Dengan panik dan penuh rasa takut, mereka berteriak minta tolong.

’’Pak tolong, Pak. Kebakaran, Pak. Panas,” teriakan itu keluar dari mulut warga binaan.

Mendengar teriakan tersebut, petugas regu pengamanan dengan sigap membuka satu per satu kunci terali. Semakin malam, lapas di Porong itu semakin mencekam. Warga binaan yang panik pun berhamburan keluar blok.

Suasana darurat itu sengaja diciptakan pihak lapas yang dihuni sekitar 1.900 warga binaan itu. Lapas yang dipimpin Gun Gun Gunawan itu memang sedang melakukan simulasi penanganan situasi darurat.

Kegiatan yang berlangsung selama satu jam itu diikuti warga binaan blok B dengan sangat antusias. Simulasi pun dibuat semirip mungkin dengan kejadian asli. Properti seperti pembuat asap menambah suasana semakin mencekam.

Beberapa WBP bahkan ada yang sampai lupa memakai baju dan segera meninggalkan kamar menuju titik kumpul. ”Ini hanya simulasi penanganan kejadian luar biasa,” ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Surabaya Gatot Harisaputro.

Menurut Gatot, edukasi keadaan darurat sangat perlu dilakukan di lapas. Sehingga, warga binaan bisa memiliki pemahaman yang baik ketika situasi genting tiba-tiba terjadi.

’’Hari ini kita coba satu wings untuk melakukan simulasi tanggap darurat bencana, ini bagian dari latihan agar jika terjadi sesuatu tidak kaget atau bingung,’’ lanjut Gatot.

Kegiatan simulasi kali ini melibatkan petugas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Baik Karupam, Wakarupam, petugas blok, dan juga warga binaan di blok B.

Gatot sekaligus memberikan penguatan penerapan SOP yang benar saat kejadian bencana. ’’Petugas blok melaporkan ke Ka Rupam untuk mengambil kunci dan menggumumkan ke seluruh WBP untuk tetap tenang dan berlari keluar mengikuti petunjuk arah jalur evakuasi menuju titik kumpul yang berada di lapangan,” urai Gatot.

Salah seorang warga binaan berinisial BD mengaku simulasi itu menambah pengetahuannya. Terutama terkait bencan alam atau kebakaran.

’’Kami terima kasih, karena menjadi tahu apa yang harus dilakukan saat situasi darurat,” terang dia

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore