
Photo
Jawapos.com - Kontestasi pemilihan wali kota Surabaya mulai memasuki masa tenang pada Minggu (6/12). Itu ditandai dengan penyelenggaraan debat antar paslon yang diselenggarakan pada Sabtu (5/12) malam.
Untuk menghindari penyelewengan dan praktik money politic, Polrestabes Surabaya menjanjikan reward kepada warga Surabaya yang menemukan dan melaporkan adanya praktik politik uang. Reward yang dijanjikan mencapai 5 juta rupiah.
"Bagi warga Kota Surabaya yang menemukan dan melaporkan money politic akan diberikan reward berupa penghargaan," tulis pengumuman yang diunggah akun Facebook Humas Polrestabes Surabaya, Sabtu (5/12).
Pembagian hadiah ini dilakukan jelang berakhirnya masa kampanye, dan mendekati hari pemungutan suara 9 Desember 2020, yang kurang empat hari lagi. "Kami mendukung upaya pencegahan praktik money politic dalam Pemilukada Surabaya 2020, berbentuk uang pembinaan pendidikan kewarganegaraan sebesar Rp5 juta," lanjutnya.
Pilwali Surabaya sendiri diikuti oleh dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Mereka yakni paslon nomor 1, Eri Cahyadi-Armuji. Dan urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno.
Eri Cahyadi-Armuji diusung oleh PDIP dan didukung oleh PSI serta sejumlah partai non parlemen. Sementara Machfud Arifin-Mujiaman diusung oleh PKS, PKB, PPP, NasDem, Golkar, Demokrat, Gerindra dan PAN.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Polisi M Akhyar, membenarkan hal itu. Ia menyebut warga yang menemukan dan melaporkan adanya dugaan praktik money politic akan diganjar hadiah oleh pihaknya.
"Iya betul. Yang berikan [reward] nanti Pak Kapolres," kata Akhyar saat dihubungi pada Minggu (6/12).
Warga yang memergoki adanya praktik money politic, bisa melaporkan temuannya ke command center Polrestabes Surabaya di nomor 081133370075 atau WhatsApp 081133370074.
Meski demikian, lanjut Akhyar, yang mendapatkan reward nantinya, adalah warga yang tak cuma melaporkan tapi juga bisa membuktikan adanya dugaan praktik lancung tersebut.
"Tapi yang mendapatkan reward yang betul-betul terbukti, bukan asal melapor," ujarnya.
Akhyar mengatakan, reward itu dijanjikan sebagai bagian dari upaya pencegahan praktik transaksional dalam gelaran Pilkada Surabaya. Warga diharapkan turut terlibat. "Tujuan utamanya tentu agar Pilkada Surabaya berjalan dengan bersih," pungkas dia.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
