Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Desember 2020 | 05.22 WIB

Temui Tokoh Agama Perempuan, Eri: Semua Guru Saya

Perempuan paro baya dari Madura ke Surabaya menangis histeris dan menolak diswab. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Perempuan paro baya dari Madura ke Surabaya menangis histeris dan menolak diswab. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Menjelang berakhirnya masa kampanye pada Sabtu (5/12), Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menemui tokoh agama perempuan Surabaya. Pertemuan sekaligus pengajian itu diselenggarakan pada Jumat (4/12).

Tokoh-tokoh perempuan yang hadir di antaranya Nyai Hj Makkiyah As’ad (putri KH As’ad Syamsul Arifin), Nyai Hj Muthmainnah Aschal (cucu KH Syaichona Kholil, Bangkalan) yang memiliki banyak muhibbin dan jamaah di Surabaya. Selain itu, turut hadir Nyai Hj Ainur Rohmah, Nyai Oranye, Nyai Jamilah, Nyai Nuril, Nyai Khomsatun.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini. Dalam acara tersebut, Eri didampingi istrinya, Rini Eri Cahyadi dan sang ibu, Mas Ayu Esa Aisyah.

Nyai Makkiyah As’ad mengatakan, melakukan salat istikharah untuk mendapatkan petunjuk sebelum menentukan pilihan. Dia juga melakukan riyadhloh atau zikir.

Pilihannya jatuh pada Eri Cahyadi karena diusung Risma. Dia mengaku puas dan bangga dengan kepemimpinan Risma sebelumnya.

“Bu Risma sukses memimpin Surabaya. Misalnya, penutupan lokalisasi Gang Dolly dan sekolah gratis. Saya yakin Mas Eri bisa meneruskan dan bisa lebih baik lagi,” ungkap dia.

Sementara itu, Eri mengatakan, acara tersebut bukan untuk mendulang suara, melainkan sebagai ajang bertemu dengan guru yang pernah mengajarnya. Dia mengaku sebelumnya, sempat pindah dari satu pondok pesantren ke pondok pesantren lainnya.

“Alhamdulillah bukan dari Bu Nyai dukungannya, tapi dari guru saya. Dulu saya dan adik saya sering pindah-pindah pondok terus. Sekarang ketika saya maju, saya minta doa beliau. Bu Nyai Makkiyah, Mutmainah, Ainur Rohman, semua adalah guru saya,” ujar Eri.

Dia juga berterima kasih atas kedatangan para Nyai ke Surabaya. Beberapa Nyai datang dari Situbondo, Madura, dan lainnya. “Beliau mendoakan saya. Nanti malam ada istighosah di Sidosermo untuk para kiai dan guru. Dari Bangkalan, Pasuruan juga ada. Mereka guru bukan karena saya mendekati mereka cari suara. Tapi karena saya murid mereka,” ujar Eri.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=wjP07NyGBWY

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore