Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 November 2020 | 18.49 WIB

Optimistis Bisnis Kuliner Bertahan saat Pandemi Covid-19

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tak luput dari terpaan kesulitan akibat pandemi Covid-19. Banyak UMKM yang merosot omzetnya. Namun, beberapa UMKM masih cukup kuat menghadapi situasi ekonomi yang tak kunjung menunjukkan prospek stabil.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin Jatim) Adik Dwi Putranto mengatakan, UMKM di sektor kuliner masih cukup bisa bertahan. Banyak UMKM yang mengalami penurunan omzet. Namun pada saat yang bersamaan, banyak pula pelaku UMKM baru yang bermunculan.

Hal itu terjadi karena makanan dan minuman adalah kebutuhan primer. Adik mengungkapkan, untuk bisa bertahan, butuh kecerdasan dari setiap pelaku usaha. Kreativitas para pelaku usaha jadi faktor yang menentukan. ”Pasarnya UMKM tentu tetap ada. Tergantung bagaimana pemasaran dan produknya,” ujarnya.

Kadin Jatim, lanjut dia, terus berkoordinasi bersama Pemprov Jatim dan para pelaku UMKM untuk membuka pasar baru. Pelatihan-pelatihan juga terus diadakan melalui webinar. Pendataan pemberian bantuan terhadap pelaku UMKM yang terdampak pandemi juga dilakukan. Menurut Adik, hal itu cukup membantu pelaku UMKM yang mengalami kesulitan ekonomi.

Beberapa bank juga memberikan keringanan berupa bunga pinjaman yang rendah. Hal itu diharapkan bisa menolong keuangan pelaku UMKM yang mengalami kekurangan likuiditas dalam hal permodalan. Adik pun berpesan kepada pelaku UMKM agar tetap bertahan di tengah resesi. ”Kalau sektor makanan dan minuman, pasti masih ada peluang untuk tetap tumbuh. Jadi, bisa lebih kuat daya tahannya,” ungkapnya.


Pemilik Dapur Mungil Pak Jojo Johan Hendarto mengatakan, situasi sulit yang dialami pelaku UMKM sebenarnya juga terjadi pada sektor kuliner. Kesulitan itu terutama dialami pelaku UMKM yang mengandalkan pesanan dari konsumen ritel. Akhirnya, dia kini lebih banyak disokong pesanan dari program-program Pemkot.

Dia berharap pemkot terus memberikan bantuan keuangan maupun pesanan makanan kepada para pelaku UMKM. Apalagi, Surabaya mempunyai begitu banyak pelaku UMKM kuliner yang produknya sudah terkenal dan inovatif. 

KREATIF DAN PENUH PERHITUNGAN

Cara UMKM Bertahan:

  • Ciptakan produk yang murah, menarik, dan terjangkau.

  • Pasarkan produk lewat media sosial atau e-commerce.

  • Hitung untung rugi dengan cermat.


Yang Dibutuhkan UMKM untuk Dapat Bertahan:

  • Bantuan finansial.

  • Dukungan akses pasar yang lebih luas.

  • Kredit berbunga rendah. Jika memungkinkan, tidak ada jaminan.


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=ONSBbRQpDCo&ab_channel=JawaPos

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore