Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Maret 2020 | 16.11 WIB

BPS Jatim Gandeng UK Petra Jadi Sahabat Sensus

Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Asim Saputra.  (Istimewa) - Image

Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Asim Saputra. (Istimewa)

JawaPos.com  -  Untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan Sensus Penduduk 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menggandeng Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya sebagai Sahabat Sensus.

"Ini merupakan kesempatan langka bahwa kami bisa menggandeng UK Petra untuk berkontribusi bagi bangsa ini, terima kasih yang sudah memberikan kesempatan untuk menjangkau Sahabat Sensus dari berbagai lapisan," terang Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Asim Saputra dalam deklarasi kerjasama lewat telekonferensi, Senin (23/3).

Bahkan pihaknya juga telah bekerjasama dengan universitas lainnya di Jawa Timur, antara lain Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Universitas Brawijaya.

Alasan pihaknya menggandeng UK Petra di karenakan sensus penduduk online ini begitu sesuai antara segmentasi BPS dengan kriteria para mahasiswa.

"Dilakukan secara segmented, pertama adalah tujuan ini kita ingin menjangkau kelompok mahasiswa, ASN (aparat sipil negara) dan masyarakat yang mobilitasnya sangat tinggi, itu sasarannya. Mahasiswa Petra itu sebagian besar mahasiswanya cocok dengan segmentasi kita," katanya.

Wakil Rektor 3 bidang Kemahasiswaan UK Petra R. Arja Angka mengatakan bahwa rencana BPS agar pemerintah memiliki data yang terintegrasi merupakan hal yang baik dan harus didukung agar perencanaan pembangunan Indonesia itu sendiri dapat menjadi lebih baik.

"Ketika krisis tahun '98 itu, IMF (International Monetary Fund) menyarankan Indonesia membuat single data, apalagi dalam kondisi sekarang yang serba digital, perencanaan itu diperlukan untuk pembangunan Indonesia ke depan lebih tepat sasaran," jelasnya.

Photo

BPS Jawa Timur kerjasama dengan Universitas Petra Surabaya dalam pelaksanaan sensus 2020. (Istimewa)

Kemudian Asim juga menambahkan, di zaman tekonologi seperti sekarang ini, data merupakan hal yang mahal dimana saat ini masih dianggap sebelah mata. Maka dari itu, dirinya mengajak para generasi milenial untuk menyerukan pentingnya sebuah data.

"Kami ingin kelompok mahasiswa menjadi penyumbang sehingga informasi yang kita dapatkan itu bisa membantu kami dalam pengumpulkan data. Sensus ini membuat menjadi satu (data). Jadi pemerintah tidak bingung lagi merencanakan pembangunan," terang dia.

Sebagai informasi, pendataan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Sensus Penduduk Online yang di mulai pada 15 Februari sampai 31 Maret 2020, kemudian dan Sensus Penduduk Wawancara dimulai pada 1 hingga 31 Juli 2020.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore