Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 23.49 WIB

Penghuni Rumah Selamatkan Diri dengan Menyeberangi Atap Asbes, Polisi Surabaya Sebut Dugaan Awal Kebakaran dari Korsleting Listrik

Rumah milik Warsono di Jalan Kedung Rukem IV Nomor 53 terlalap api, kemarin (17/4) dini hari. (Sholeh Hilmi/Jawa Pos) - Image

Rumah milik Warsono di Jalan Kedung Rukem IV Nomor 53 terlalap api, kemarin (17/4) dini hari. (Sholeh Hilmi/Jawa Pos)

JawaPos.com–Tiga dari lima orang penghuni rumah di Jalan Kedung Rukem IV Nomor 53, Tegalsari berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran yang terjadi pada pukul 01.15 kemarin (17/4) dini hari. Ketiga anggota keluarga tersebut adalah Umi Suhana, 65; M. Hasan Basri, 32; dan Lukman Harun Alrasyid, 24. Mereka bertiga selamat setelah melarikan diri dengan cara melompati atap rumah. 

Salah seorang saksi mata Zulkarnain Al Muhajir menuturkan, mengetahui kebakaran setelah mencium bau asap menyengat dari kediamannya yang berlokasi persis di belakang rumah Warsono. Dia baru selesai makan selepas pulang kerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) pada sekitar pukul 01.00 dini hari kemarin. 

Mendapati bau tersebut, Muhajir langsung beranjak keluar rumah untuk memberi sumber bau. Ternyata bau tersebut bersumber dari rumah Warsono dengan nyala api telah tampak berkobar dari sela-sela ventilasi sisi timur.

”Pas lihat ada api, langsung pintu rolling door saya gedor-gedor buat ngasih tahu,” ungkap Zulkarnain Al Muhajir. 

Kondisi api sudah menyebar memenuhi lantai satu rumah Warsono yang berkonstruksi terbuka tanpa dinding penyekat. Di lantai satu terdapat Warsono yang tinggal sendirian. Sedangkan empat penghuni lain tidur di lantai dua.

”Waktu saya lihat itu tiga orang penghuni sudah bangun. Tapi mau turun ke lantai satu tidak bisa. Sudah terkepung api,” imbuh Zulkarnain Al Muhajir. 

Sementara itu Ketua RT III/RW VII Kelurahan Kedungdoro Suprapto bersama dengan warga yang lain lantas mengimbau ketiga penghuni tersebut untuk melompat melewati atap rumah menuju ke hunian tetangga. Namun kondisi jalur evakuasi terhalang instalasi kabel yang cukup semrawut. 

Jalur evakuasi semakin bertambah rumit. Sebab di antara rumah Warsono dengan kediaman tetangga dipisahkan bangunan penyimpanan keranda. Dengan atap berupa asbes. ”Beruntung ketiga penghuni bisa menyelamatkan diri ke rumah tetangga lewati atap,” ungkap Suprapto. 

Terpisah, Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso memaparkan, pihaknya masih menyelidiki pemicu utama dari kebakaran yang menewaskan dua orang penghuni. Pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mencari penyebab.

”Dugaan awal asap api dari korsleting listrik,” ujar Rizki Santoso. 

Untuk mencari penyebab pastinya, Rizki menuturkan bahwa pihaknya bakal bekerja sama dengan laboratorium forensik Polda Jatim. Termasuk mengenai dugaan adanya kebocoran tabung LPG. Sebab di dalam rumah yang juga dijadikan sebagai toko kelontong tersebut terdapat belasan tabung gas.

”Belum bisa dipastikan (dugaan kebocoran LPG). Kami masih koordinasi dengan ahli Labfor Polda untuk memastikan segala hal terkait kebakaran tersebut,” imbuh Rizki Santoso. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore