Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Desember 2024 | 06.28 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk di Tol Pandaan-Malang

Petugas melakukan evakuasi kecelakaan bus dan truk di Kilometer (KM) 77+200 Jalan Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur, Senin (23/12) sore. (Ananto Pradana/Antara) - Image

Petugas melakukan evakuasi kecelakaan bus dan truk di Kilometer (KM) 77+200 Jalan Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur, Senin (23/12) sore. (Ananto Pradana/Antara)

JawaPos.com–Kepolisian melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan antara bus dan truk di Kilometer (KM) 77+200 Jalan Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur, Senin (23/12) sore, yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi, truk mengalami hambatan dan tak bisa melaju dengan lancar, lantaran jalan di lokasi tersebut memiliki kontur menanjak dan menikung.

”Ini truk tidak kuat menanjak dan berhenti di bahu jalan dan mundur sehingga tidak terkendali, apakah hand rem-nya blong masih kami dalami dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Putu seperti dilansir dari Antara.

Diketahui, saat melaju truk tersebut sedang memuat pakan untuk hewan ternak. Tim dari kepolisian juga menyelidiki apakah penyebab truk tersebut tak kuat menanjak karena disebabkan kelebihan muatan.

”Nanti kami lihat jumlah pakan ternak yang diangkut dan kami lihat kapasitas kendaraannya,” ucap Putu Kholis Aryana.

Berdasar kronologi awal, truk tersebut melaju dari arah Surabaya dan mengarah ke Malang. Ketika melintas di KM 77+200 Jalan Tol Pandaan-Malang kendaraan bermuatan pakan ternak itu tak kuat menanjak sehingga menepi ke bahu jalan.

”Lalu truk itu dihentikan oleh sopir dan bagian ban belakangnya diganjal, namun ternyata ganjalannya tidak sempurna akhirnya truk ini mundur tidak terkendali,” ungkap Putu Kholis Aryana.

Saat kendaraan tersebut berjalan mundur, sopir pun mencoba untuk mencoba naik, tapi tak mampu mengambil kendali kemudi.

”Sudah terlambat karena ada bus dari belakang dan melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga benturan ataupun tabrakan tidak terelakkan,” terang Putu Kholis Aryana.

Akibat kejadian itu, bus tersebut mengalami kerusakan cukup parah pada bagian sisi kanan depan hingga ruang kemudi. Sedangkan truk rusak di bagian kiri.

”Ini bisa menggambarkan peristiwa tabrakan dan sesuai dengan posisi terakhir bus yang berada melintang ke arah sebelah kiri di bagian guard rail tol,” tutur Putu Kholis Aryana.

Berdasar keterangan pihak kepolisian peristiwa itu menyebabkan empat orang meninggal dunia. Yakni sopir bus dan kru bus, serta dua lainnya merupakan penumpang. Keempat korban tewas telah dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar, Kota Malang.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore