Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Mei 2024 | 13.00 WIB

DPRD Surabaya Harap Pelestarian Aksara Jawa Dilaksanakan Masif

Kelas Menulis Aksara Jawa oleh Puri Aksara Rajapatni, di Museum Pendidikan, Senin (6/5). - Image

Kelas Menulis Aksara Jawa oleh Puri Aksara Rajapatni, di Museum Pendidikan, Senin (6/5).

JawaPos.com–DPRD Kota Surabaya berharap upaya pelestarian aksara Jawa terus dilaksanakan secara masif. Sehingga, masyarakat internasional bisa lebih mengetahui beragam kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A.H Thony mengatakan, memperbanyak kegiatan pertukaran budaya bisa menjadi jalur yang bisa ditempuh. Seperti Kelas Menulis Aksara Jawa oleh Puri Aksara Rajapatni, di Museum Pendidikan.

”Akulturasi kebudayaan ini memang menjadi bagian dari kegiatan positif, tujuan untuk saling mengenalkan dan memperkaya budaya masing-masing,” kata A.H Thony seperti dilansir dari Antara.

Melalui kegiatan semacam itu, kata dia, aksara Jawa bisa lebih luas dikenal. Sebab, peserta tak hanya dari dalam negeri namun masyarakat internasional yang menetap di Kota Surabaya. Baik para pekerja maupun mahasiswa pertukaran pelajar antarnegara.

A.H Thony menyatakan, keberadaan masyarakat internasional di Kota Surabaya harus benar-benar bisa dimanfaatkan pemerintah. Salah satunya untuk memasifkan pengenalan aksara Jawa sebagai warisan kebudayaan bangsa Indonesia.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya itu optimistis jika antar masyarakat internasional saling mengenal perbedaan budaya yang dimiliki masing-masing negara, toleransi bisa semakin tertanam. Dampaknya adalah hubungan antar bangsa di dunia menjadi lebih kuat dan solid.

”Ini kolaborasi harmoni mengenal lebih dekat budaya masing-masing. Perekat budaya lewat aksara Jawa,” ucap A.H Thony.

Tak hanya itu, A.H Thony juga menyatakan, melalui agenda pertukaran budaya masyarakat dalam negeri bisa membuka dan meningkatkan wawasan soal kebudayaan yang dimiliki bangsa lain.

”Kita juga harus belajar budaya orang Jepang yang memiliki ketekunan, istikamah, totalitas. Huruf kanji, hiragana, dan kemudian juga ada katakana, dikenalkan Jepang. Sedangkan Jawa mengenalkan aksara,” kata A.H Thony, wakil ketua DPRD Kota Surabaya itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore