
Bupati Ahmad Muhdlor bersama Forkopimda Sidoarjo mengecek distribusi beras bersubsidi di pasar, Jumat (8/3).
JawaPos.com–Harga beras di pasaran berangsur-angsur turun. Seperti di Pasar Larangan Sidoarjo. Meski begitu operasi pasar terus dilakukan Pemkab Sidoarjo bersama Bulog.
Beras medium SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pangan beras) bersubsidi terus digelontorkan. Jumlahnya mencapai 30 ton per hari di Pasar Larangan. Belum lagi di Pasar Porong sebanyak 15 ton dan Pasar Tulangan sebanyak 2 ton per hari.
Forkopimda Sidoarjo mengecek distribusi beras bersubsidi tersebut di Pasar Larangan, Jumat (8/3). Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor bersama Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Christian Tobing, dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Guntung Dwi Prasetyo, serta Kepala Kantor Bulog Cabang Surabaya Utara Sugeng Hardono. Mereka ingin memastikan harga beras relatif stabil dan ketersedian aman di pasaran mendekati Ramadhan.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengakui beberapa minggu kemarin terjadi kenaikan harga beras. Namun saat ini sudah mulai turun dan harga relatif stabil.
”Dengan masifnya intervensi dari kabupaten, relatif turun hari ini (beras), kenaikan itu terjadi beberapa minggu kemarin terutama beras tipe medium, saat ini sudah mulai turun dan relatif stabil,” ucap Ahmad Muhdlor.
Meski begitu lanjut bupati yang biasa dipanggil Gus Muhdlor itu, intervensi menjaga stabilisasi harga beras akan terus dilakukan. Apalagi menjelang Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.
Operasi pasar beras SPHP akan terus digencarkan. Distribusi beras medium Bulog seharga Rp 10.900 per kilogram itu terus digelontorkan untuk menekan harga beras saat ini.
”Terkait operasi pasar beras SPHP harus kita gencarkan di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Ahmad Muhdlor.
Gus Muhdlor juga mengatakan selain beras, terdapat beberapa komoditas lain yang juga menjadi atensi dari Kabupaten Sidoarjo. Komoditas pangan tersebut masuk prioritas untuk dapat distabilkan harganya. Yakni telur dan cabai rawit.
”Telur ini kita sudah bekerja sama dengan Kabupaten Blitar, kalau memang harganya tidak bisa ditekan kami akan memberikan subsidi angkutan dan yang lainnya, untuk cabai rawit juga kebanyakan dari Banyuwangi itu juga sama treatment, kalau tidak terkendali terlalu banyak maka kita berikan intervensi berupa subsidi angkutan dan sebagainya,” ujar Ahmad Muhdlor.
Gus Muhdlor mengatakan, kenaikan beras kemarin hampir merata di seluruh Jawa Timur. Penyebabnya panen raya padi tidak merata. Sehingga ketersediaan beras di pasaran sangat sedikit. Namun dipastikannya stok beras di Bulog sangat tercukupi.
”Secara umum stok di Bulog sangat mumpuni dan saya yakin ketika beras SPHP turun di masyarakat, harga bisa ditekan dan HET Rp 10.900 bisa berjalan,” ujar Ahmad Muhdlor.
Djoyo pedagang beras di blok BN 12 Pasar Larangan juga mengakui harga beras di Pasar Larangan mulai turun meski tidak signifikan. Penurunan harga beras premium hanya mencapai Rp 400. Dari harga Rp 16.200 turun menjadi Rp. 15.800. Sedangkan harga beras medium turun sebesar Rp 600 dari Rp 14.200 turun menjadi Rp 13.600.
”Harga beras mulai turun menjelang Ramadhan, namun penurunannya tidak terlalu signifikan, kisaran Rp 400 untuk harga beras premium. Sedangkan untuk harga beras medium turun Rp 600,” kata Djoyo.
Menurut Djoyo meski harga beras mulai turun, masyarakat tetap memilih membeli beras Bulog yang dijualnya sesuai HET Rp 10.900 per kilogram. Pembeli beras merasa harga beras saat ini masih tinggi. Oleh karena itu jatah 2 ton beras SPHP per hari yang dijualnya selalu ludes hanya dalam setengah jam saja.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
