
Ilustrasi pedagang beras eceran menunjukkan kualitas beras yang dujualnya. (Dery)
JawaPos.com – Warga di berbagai wilayah Jatim tengah dibuat kelimpungan. Pemicunya adalah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Terutama beras. Harga bahan pokok yang satu itu merangkak naik sejak awal tahun lalu.
Bahkan, kini harganya sudah tembus Rp 12 ribu per kilogram. Jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Situasi itu mendapat atensi dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Jatim tersebut menginstruksi jajarannya untuk menggelar operasi pasar.
Selain itu, Khofifah mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk memantau harga serta jalur distribusi bahan pokok, terutama beras, di seluruh wilayah. ’’Saya minta semua kepala daerah melakukan intervensi untuk perluasan distribusi beras,” kata Khofifah.
Sebab, langkah tersebut sangat penting. Mengingat, kenaikan harga beras berpotensi membuat harga pokok lainnya ikut naik. ”Kerja sama seluruh stakeholder sangat diperlukan,” ujar tokoh yang juga ketua PP Muslimat NU tersebut.
Melalui operasi pasar yang digulirkan pemprov, harga beras yang ditetapkan Rp 9.000 per kilogram. Alias di bawah harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 9.450 per kilogram.
Melalui operasi pasar tersebut, Khofifah menargetkan harga beras bisa kembali pada titik yang bisa dijangkau lebih luas oleh masyarakat. ”Sebab, beras masih menjadi kebutuhan pokok yang prioritas bagi masyarakat,” kata tokoh yang juga ketua PBNU tersebut.
Sementara itu, operasi pasar tersebut mulai digeber pada Sabtu (4/2) lalu di sejumlah wilayah. Khofifah ikut memantau jalannya kegiatan tersebut. Salah satunya di Pasar Larangan, Sidoarjo.
Berdasar data pantauan harga bahan pokok di seluruh pasar di Jatim, harga beras memang mengalami tren kenaikan. Misalnya, harga beras bengawan saat ini mencapai Rp 12.467 per kilogram. Sedangkan harga beras mentik Rp 11.912 per kilogram. Harga itu sudah turun dibandingkan sebelumnya.
Selain beras, harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan selama beberapa hari terakhir. Yakni, minyak goreng, tepung terigu, daging sapi, serta sejumlah komoditas lainnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
