Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Februari 2024 | 01.56 WIB

Banjir di Kecamatan Porong Surut, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Segera Perbaiki Jalan Desa yang Rusak

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meninjau kondisi tiga desa yang dilanda banjir. - Image

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meninjau kondisi tiga desa yang dilanda banjir.

JawaPos.com–Beberapa desa di Kabupaten Sidoarjo mengalami genangan saat musim hujan. Desa-desa tersebut sudah menjadi pelanggan banjir. Seperti tiga desa di Kecamatan Porong. Desa Pesawahan, Candi Pari, dan Desa Wunut.

Beberapa hari lalu, tiga desa itu sempat tergenang. Namun genangan air itu kini telah surut. Sebagian ruas jalan di desa itu juga sempat tergenang. Akibatnya beberapa ruas jalan tersebut rusak. Kerusakan tidak seberapa parah namun mengganggu pengguna jalan.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meninjau kondisi tiga desa tersebut, Kamis (22/2). Dia cek ruas jalan mana saja yang kemarin tergenang. Salah satunya ruas jalan di Desa Candi Pari.

Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor mengakui, beberapa wilayah mengalami genangan air. Beberapa hari ini, dia telah berkeliling memantau titik-titik wilayah genangan air tersebut.

Dia memastikan, wilayah genangan air tersebut tertangani dengan baik. Selain itu, bupati ingin memetakan dampak genangan air yang ditimbulkan. Seperti kerusakan jalan maupun fasilitas umum akan diperbaiki.

”Mulai lima hari ini, kita sudah berputar dari sekian kecamatan, sekian desa, ingin memastikan kehadiran pemerintah terkait dengan tanggap darurat bencana agar bisa selesai segera,” ucap Ahmad Muhdlor.

Dia memastikan, penanganan genangan air di beberapa wilayah berjalan baik. Seperti halnya penanganan tiga desa di Kecamatan Porong. Genangan air di Desa Pesawahan, Desa Candi Pari, dan Desa Wunut dapat surut dengan cepat.

”Di Porong biasanya agak lama (surutnya), bisa dua bulan, ini tidak sampai sekian hari sudah selesai dan kami turun lagi sudah kering semua, sudah tidak ada masalah,” ujar Ahmad Muhdlor.

Namun lanjut Gus Muhdlor, masih terdapat satu titik genangan air di Trosobo, Kecamatan Taman, yang masih membutuhkan penanganan lebih serius lagi. Terdapat empat desa di Kecamatan Taman yang kemarin tergenang. Seluruh stakeholder terkait kembali diminta bekerja keras bersama dalam menanganinya. Dengan begitu daerah tanggap bencana akan berlangsung singkat.

”Kami menerjunkan semua stakeholder di Kabupaten Sidoarjo, PDAM untuk air bersih, BPBD untuk MCK, Baznas, Dinsos, untuk makanan, Dinas Kesehatan untuk mengecek kesehatan semua warga dan memberikan susu maupun sereal. Kami memastikan daerah tanggap bencana ini berlangsung sesingkat mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Kepada Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan, penanganan genangan air di Desa Pesawahan, Candi Pari, dan Desa Wunut berjalan baik. Alat berat terus disiagakan di persawahan. Beberapa hari ini, eskavator telah melakukan normalisasi persawahan tersebut.

”Alat berat sudah kami kerahkan, sekarang masih di sana, ekskavator sudah bekerja mulai beberapa hari yang lalu untuk menormalisasikan persawahan,” ujar Dwi Eko Saptono.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat, perbaikan jalan rusak akibat genangan air akan segera dilakukan. Seperti ruas jalan Desa Candi Pari yang berlubang. Satu Minggu, itu perbaikan ruas jalan Desa Candi Pari sepanjang 600 meter itu akan dilakukan.

”Dampak dari genangan air ini akan kita lakukan pemeliharaan jalan, seperti di ruas jalan Candi Pari ke Wunut yang dalam waktu dekat ini, sekitar satu minggu ini segera kami lakukan pemeliharaan,” ujar Dwi Eko Saptono.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore