Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 November 2022 | 19.03 WIB

DPRD Dorong Kenaikan Honor Bunda PAUD, Guru TPQ, dan Sekolah Minggu

GOTONG ROYONG: Adi mengikuti kegiatan sedekah bumi di Kelurahan Sambikerep. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas rezeki yang telah diterima. - Image

GOTONG ROYONG: Adi mengikuti kegiatan sedekah bumi di Kelurahan Sambikerep. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan atas rezeki yang telah diterima.

JawaPos.com - Selain infrastruktur dan kesehatan, sektor pendidikan dan sosial mendapat perhatian khusus dari DPRD Kota Surabaya dalam pembahasan rancangan APBD 2023. Di antaranya, perbaikan rumah tak layak huni dan peningkatan honor guru.

MINGGU (30/10) lalu Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengunjungi kawasan eks pengukuhan Bulu Lontar, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep. Di sana, Adi menerima curhat perihal pembangunan swadaya balai RT. ”Kami bangun swadaya dengan kemampuan warga. Sampai sekarang belum selesai. Minta tolong diperjuangkan,” ujar Budi Susilo, ketua RT 01, RW 04, Kelurahan Lontar.

Terkait hal itu, DPRD Kota Surabaya juga menyetujui anggaran untuk perbaikan balai-balai RW atau balai pertemuan dalam APBD 2023. ”Supaya lebih layak sebagai ruang publik, tempat warga berkumpul dan berembuk,” kata Adi.

Tahun ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya memang mulai merintis disulapnya belasan balai RW menjadi tempat sinau bareng yang diikuti anak-anak pelajar selepas jam sekolah. Termasuk dipergunakan tempat ngaji. Pihaknya berharap pembangunan balai RW itu terus dilakukan.

Tujuan selanjutnya adalah Sambikerep. Di sana, Adi bertemu dengan para guru ngaji. Kepada mereka, Adi membocorkan usulan kenaikan honor guru-guru ngaji yang bekerja di TPQ-TPQ dan sekolah- sekolah Minggu. ”Dari Rp 500 ribu menjadi Rp 600 ribu. Itu mencakup 12 ribu guru TPQ dan sekolah Minggu,” kata Adi.

Adi Sutarwijono telah mendiskusikan dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi perihal usulan kenaikan honor itu, termasuk insentif para bunda PAUD se-Surabaya. ”Rencana kenaikan honor itu bentuk apresiasi dan penghargaan kita atas cinta kasih dan dedikasi para bunda PAUD, guru TPQ, dan guru sekolah Minggu yang telah mengasuh serta mendidik anak-anak kita, generasi penerus bangsa,” kata Adi.

Komisi D DPRD Kota Surabaya yang membidangi pendidikan dan sosial tengah menggodok usulan kenaikan honor atau insentif itu. ”Kita matangkan pembahasan dengan bappeko, dinas dan badan di pemkot yang menjadi mitra kerja kami.Agar gol dalam skema belanja APBD di 2023,”ujar Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah.

Pada hari yang sama, Adi mengunjungi kampung padat penduduk di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Dia juga menyempatkan diri bergabung dalam kerja bakti warga kampung.

Dalam kerja bakti tersebut, Ketua RW 03 Jumali menunjukkan rumah- rumah warganya yang mendesak untuk diperbaiki. Salah satunya rumah Aseli yang atapnya sudah jebol. Lubang di berbagai sudut membuat atap tersebut sudah kehilangan fungsinya. ”Wah, kalau hujan pasti airnya masuk,” kata Adi.

Photo

BENTUK APRESIASI: Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono bertemu dengan para guru ngaji di Kelurahan Sambikerep. Kepada mereka, Adi membocorkan usulan kenaikan honor guru ngaji yang bekerja di TPQ dan sekolah Minggu. (DPRD Surabaya untuk JawaPos.com)

Jumali mengamini hal itu. Dia melaporkan, saat hujan deras, air selalu masuk ke rumah. Jika sudah begitu, penghuni rumah diungsikan ke balai RW yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumah Aseli. ”Kami berharap ini segera diperbaiki, Pak, dari program Pemkot Surabaya. Karena kondisinya juga sudah sangat tidak layak,” ujar Jumali.

Menanggapi permintaan Jumali, Adi berjanji memperjuangkan perbaikan rumah tersebut. Terlebih, pada tahun anggaran 2023, sudah diplot anggaran bedah rumah tidak layak huni Rp 117 miliar untuk 3.148 rumah. ”Ini karena banyak warga yang antre mendapatkan manfaat program itu. Pagu anggaran tiap rumah Rp 35 juta untuk perbaikan,” jelas Adi.

“Rencana kenaikan honor guru TPQ, bunda PAUD, dan sekolah Minggu menjadi bentuk apresiasi kita kepada mereka. Selain itu, pemkot harus terus mendukung kegiatan sedekah bumi.”

Kuatkan Anggaran Sedekah Bumi
Pada 10 November 2022, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, DPRD Kota Surabaya dan Wali Kota Eri Cahyadi akan menetapkan APBD tahun 2023 yang diperkirakan kekuatannya mencapai Rp 11,2 triliun. Termasuk dalam pembahasan APBD 2023 diupayakan ploting anggaran untuk mendukung kegiatan sedekah bumi yang menjadi tradisi adat istiadat masyarakat.

”Di tahun 2022 dianggarkan Rp. 400 juta. Pada tahun 2023, ploting anggaran akan ditambah. Mengingat antusiasme warga dalam kegiatan sedekah bumi,” kata Adi.

Hari Minggu lalu di eks Pedukuhan Kalijaran, Kelurahan Sambikerep, Adi Sutarwijono juga sempat menghadiri kegiatan sedekah bumi. Hadir pula Camat Sambikerep Iin Tresnaningsih dan lurah Sambikerep. Saat acara dimulai terlihat gunungan hasil bumi, sayur-sayuran, dan berbagai macam bahan pangan.

”Sedekah bumi adalah warisan turun-temurun dari para pendahulu kita untuk mengucap syukur kepada Tuhan YME atas semua keberkahan, keselamatan, kerukunan, limpahan rezeki, dan segala hal yang telah dinikmati masyarakat,” kata Adi.

Tunggal Pribadi, ketua RW 05 Kalijaran, Kelurahan Sambikerep, menuturkan, selama ini kegiatan sedekah bumi disangga dari gotong royong warga. ”Ini momen untuk menunjukkan keguyuban dan gotong royong warga,” kata Tunggal Pribadi saat memberikan sambutan.

Adi berpendapat, penguatan anggaran sedekah bumi dan kegiatan sosial budaya yang lain seharusnya juga menjadi destinasi wisata budaya bagi Kota Surabaya. ”Kami sarankan Pemkot Surabaya mempunyai agenda tahunan wisata yang terjadwal dan bisa diketahui masyarakat umum,” kata Adi.

BENTUK APRESIASI: Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono bertemu dengan para guru ngaji di Kelurahan Sambikerep. Kepada mereka, Adi membocorkan usulan kenaikan honor guru ngaji yang bekerja di TPQ dan sekolah Minggu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore