Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya membagikan kode QRIS kepada jukir di Jalan Tunjungan, Surabaya, Kamis (1/2). (FOTO: SURYANTO/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya resmi memberlakukan pembayaran parkir non tunai Kamis (1/2). Namun kebijakan itu dilaksanakan secara bertahap. Dari total 1.370 titik parkir tepi jalan umum hanya ratusan saja yang non tunai.
Dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), pada Jumat (2/2), Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru mengalungkan barcode QRIS kepada salah seorang juru parkir. Hal tersebut menandai bahwa kebijakan pembayaran parkir non tunai berjalan.
Namun belum semua titik parkir tepi jalan umum aturan yang sama. "Saat ini pembayaran parkir via QRIS di 10 kawasan," ujar Tundjung Iswandaru.
Dia pun menjelaskan saat ini baru 378 juru parkir yang menerapkan pembayaran via QRIS. Mereka adalah jukir-jukir yang sudah melengkapi administrasinya dalam pengurusan barcode totalnya ada 2.300 jukir.
Hingga sekarang, Tundjung membenarkan masih ada pengguna yang belum paham tentang aturan baru tersebut. Pihaknya pun menyiapkan langkah transisi. Dinas Perhubungan masih memfasilitasi warga dengan pembayaran tunai dan harus dengan karcis.
Pihak Dinas Perhubungan Surabaya menjelaskan program pembayaran parkir dengan QRIS sudah didukung oleh semua juru parkir Surabaya. Pasalnya upaya itu pun untuk menyejahterahkan mereka.
Sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Surabaya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
