Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Februari 2024, 17.29 WIB

Hari Pertama Parkir QRIS di Surabaya Masih Banyak Evaluasi yang Dilakukan Pihak Dishub

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya membagikan kode QRIS kepada jukir di Jalan Tunjungan, Surabaya, Kamis (1/2). (FOTO: SURYANTO/RADAR SURABAYA) - Image

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya membagikan kode QRIS kepada jukir di Jalan Tunjungan, Surabaya, Kamis (1/2). (FOTO: SURYANTO/RADAR SURABAYA)


JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya resmi memberlakukan pembayaran parkir non tunai Kamis (1/2). Namun kebijakan itu dilaksanakan secara bertahap. Dari total 1.370 titik parkir tepi jalan umum hanya ratusan saja yang non tunai.

Dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), pada Jumat (2/2), Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru mengalungkan barcode QRIS kepada salah seorang juru parkir. Hal tersebut menandai bahwa kebijakan pembayaran parkir non tunai berjalan.

Namun belum semua titik parkir tepi jalan umum aturan yang sama. "Saat ini pembayaran parkir via QRIS di 10 kawasan," ujar Tundjung Iswandaru.

Dia pun menjelaskan saat ini baru 378 juru parkir yang menerapkan pembayaran via QRIS. Mereka adalah jukir-jukir yang sudah melengkapi administrasinya dalam pengurusan barcode totalnya ada 2.300 jukir.

Hingga sekarang, Tundjung membenarkan masih ada pengguna yang belum paham tentang aturan baru tersebut. Pihaknya pun menyiapkan langkah transisi. Dinas Perhubungan masih memfasilitasi warga dengan pembayaran tunai dan harus dengan karcis.

Pihak Dinas Perhubungan Surabaya menjelaskan program pembayaran parkir dengan QRIS sudah didukung oleh semua juru parkir Surabaya. Pasalnya upaya itu pun untuk menyejahterahkan mereka.

Sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Surabaya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore