Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juni 2022 | 02.54 WIB

Dilantik Jadi Rektor UINSA, Prof Muzakki: Jangan Pernah Menyerah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Prof Akh. Muzakki resmi dilantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, di Jakarta, Senin (6/6). Guru besar kelahiran Sidoarjo itu menggantikan Prof Masdar Hilmy.

’’Jangan pernah menyerah untuk mencapai apa yang diinginkan. Semua pasti ada jalannya," tutur Prof Muzakki, yang juga menjabat Wasekjen PBNU itu.

Lahir pada 9 Februari 1974, Prof Muzakki terbilang guru besar muda. Dia terbilang menempa diri dalam pergulatan hidup dari keluarga sederhana. Bahkan, dia mengakui secara materi tidak akan mampu menempuh pendidikan hingga jenjang paling tinggi. Namun, dengan kerja keras dan keinginan yang kuat mengalahkan semua itu.

"Jangan tertunduk pada kemiskinan. Kemiskinan adalah sebagian dari romantika hidup,” ujar penulis buku Eduspiring, Sekolah Inspirasi, Hidup Berprestasi, yang terbit 2017.

Karena keinginan kuat tersebut, Prof Muzakki terus belajar dan terus belajar. Hingga nyaris tidak pernah mengeluarkan uang untuk terus bersekolah. “Semuanya beasiswa, free,” tutur peraih gelar PhD dari The University Of Queensland, Australia, itu.

Mantan dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UINSA itu menyatakan, sejak kecil hingga masuk kuliah, tidak pernah menempuh pendidikan di sekolah-sekolah yang keren. Dia merampungkan pendidikan formal di MINU, MTsN, dan MAN Sidoarjo.

’’Karena tidak keren itu, saya diejek dan dicibir, mana mungkin bisa sekolah tinggi, sekolahnya saja tidak mutu. Tapi itu membuat saya termotivasi untuk terus belajar,” tutur putra pasangan Imam Syafii dan Ibu Zulaicha ini.

Dia menegaskan, madrasah yang mengajarinya bagaimana menjadi individu yang pinter dan bener sebagai kerangka kesempurnaan seorang hamba yang ideal.

Sebagai kaum terpelajar, Prof Akh Muzakki tak hanya bergelut di dunia kampus semata. Dia pun mengambil bagian di tengah masyarakat. Aktif berorganisasi, guna menyalurkan kegelisahan intelektualnya. Sejumlah jabatan diemban. Di antaranya, sebagai sekretaris PWNU Jatim dan sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, dan terakhir Wasekjen PBNU. ‘’Ketahuilah apa yang kamu tulis, jangan tulis apa yang kamu ketahui,’’ pesannya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore