Pemkot Surabaya targetkan 2027 bebas banjir.
JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya menargetkan pada 2027 sebagai bebas banjir dan genangan. Upaya itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Tahun ini, Pemkot sudah mengalokasikan Rp 700 miliar untuk mengentaskan persoalan itu. Wali kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, alokasi dana ratusan miliar itu untuk menuntaskan persoalan utama tiap tahun yang terjadi di Surabaya.
”Yakni perbaikan saluran air di perkampungan. Selain itu untuk pembangunan sejumlah rumah pompa baru, box culvert, hingga pembangunan saluran primer,” papar Eri.
Pemkot sudah berkomitmen melalui penandatanganan dengan RT/RW dan LPMK hampir di seluruh wilayah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
”Ada 451 titik genangan, sekarang dalam dua tahun tinggal 250 titik. Targetnya 2027 sudah tidak ada banjir. Butuh dana sekitar Rp 3,5 triliun untuk memperbaiki saluran primer karena ketinggian permukaan laut saat ini lebih tinggi dari daratan, butuh pompa juga,” ujar Eri Cahyadi dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos Group) pada Kamis (18/1).
Besarnya kebutuhan dana untuk pengendalian banjir membuat ASN Pemkot Surabaya dituntut mengembangkan kreativitas dalam menjalankan tupoksi. Tujuannya agar anggaran bisa diarahkan ke penanganan banjir.
Seperti perpustakaan di Balai RW tidak harus membeli buku fisik, tapi bisa mengundang pendongeng untuk membacakan buku digital.
”Masyarakat harus tahu ada skala prioritas untuk anggaran pemkot. Kami selesaikan banjir, tapi jangan lupa ada anggaran untuk menuntaskan kemiskinan dan prioritas pendidikan,” tambah Eri.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono menilai, anggaran penanganan banjir dalam APBD Kota Surabaya sangat realistis. Sebab, Surabaya adalah kota terbesar kedua setelah Jakarta.
”Anggaran sebesar Rp 700 miliar tersebut, kontribusinya sangat besar untuk penanganan banjir di Surabaya,” ujar Baktiono.
Baktiono menjelaskan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk menangani banjir. Salah satu hasil konkretnya adalah peresmian Rumah Pompa Gresikan Tambaksari. Selain itu, Pemkot masih terus meneruskan pembangunan saluran hingga rumah pompa baru yang sudah direncanakan sebelumnya.
Baktiono menuturkan, ada beberapa solusi dalam penanganan banjir. Salah satunya adalah perbanyak pemasangan box culvert. Tujuannya untuk menampung air sementara.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
