
Photo
JawaPos.com- Jumlah kasus aktif Covid-19 di Sidoarjo hingga saat ini cenderung stagnan. Bahkan, hingga kemarin (14/11) berada di angka sebelas. Tertinggi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya.
”Setiap hari berganti (jumlah kasus aktif, Red). Antara 11 dan 12 kasus aktif per hari,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.
Setiap hari masih ada warga yang dinyatakan terpapar virus korona. Saat ada warga sembuh, ternyata ada lagi yang positif Covid-19. ”Sebagian besar warga yang positif tidak bergejala. Hanya menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah saja,” ucap Syaf.
Tidak banyak dari mereka yang terpapar virus dirawat di rumah sakit. Bahkan, sampai saat ini belum ada laporan warga yang positif Covid-19 dirawat di ruang ICU. Meski kondisi masih relatif terkendali, pemerintah tetap waspada. Tentu semua berharap tidak sampai terjadi gelombang ketiga. Karena itu, sampai sekarang pihak dinkes tetap menyiagakan selter isolasi untuk pasien korona.
Selter di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, misalnya. Sampai saat ini statusnya masih nonaktif. Sumber daya manusia (SDM) sudah tidak ada. Namun, sarana belum dibongkar dan masih sama seperti saat aktif dulu.
Ketersediaan tempat isolasi disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pasien setelah libur Natal dan tahun baru (Nataru). Biasanya, setelah libur panjang, terjadi pertambahan kasus. Tapi, Syaf tetap berharap pertambahan tidak terlalu signifikan. Tetap dapat dikendalikan.
Syaf bersyukur, peningkatan kasus sangat minim. ”Ada satu dua pasien baru yang dirawat di rumah sakit. Tapi, kondisinya tidak mengkhawatirkan,” lanjut Syaf.
Selain menyiagakan selter nonaktif, lanjut dia, upaya pencegahan terjadinya gelombang ketiga dilakukan dengan mengawasi pintu kedatangan warga dari luar negeri. Terlebih, di Sidoarjo ada bandara yang menjadi tempat masuk keluar warga dari dan ke berbagai negara. Selain itu, pengawasan ditingkatkan. Termasuk tempat lain yang menjadi jujukan transportasi.
Upaya tersebut didukung dengan percepatan vaksinasi yang sampai saat ini masih terjadi. Terutama untuk capaian lansia yang belum sampai pada angka 60 persen dari sasaran.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
