Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 November 2021 | 23.39 WIB

Antisipasi Liburan Nataru, Sidoarjo Tetap Siagakan Tempat Isolasi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Jumlah kasus aktif Covid-19 di Sidoarjo hingga saat ini cenderung stagnan. Bahkan, hingga kemarin (14/11) berada di angka sebelas. Tertinggi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya.

”Setiap hari berganti (jumlah kasus aktif, Red). Antara 11 dan 12 kasus aktif per hari,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.

Setiap hari masih ada warga yang dinyatakan terpapar virus korona. Saat ada warga sembuh, ternyata ada lagi yang positif Covid-19. ”Sebagian besar warga yang positif tidak bergejala. Hanya menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah saja,” ucap Syaf.

Tidak banyak dari mereka yang terpapar virus dirawat di rumah sakit. Bahkan, sampai saat ini belum ada laporan warga yang positif Covid-19 dirawat di ruang ICU. Meski kondisi masih relatif terkendali, pemerintah tetap waspada. Tentu semua berharap tidak sampai terjadi gelombang ketiga. Karena itu, sampai sekarang pihak dinkes tetap menyiagakan selter isolasi untuk pasien korona.

Selter di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, misalnya. Sampai saat ini statusnya masih nonaktif. Sumber daya manusia (SDM) sudah tidak ada. Namun,  sarana belum dibongkar dan masih sama seperti saat aktif dulu.

Ketersediaan tempat isolasi disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pasien setelah libur Natal dan tahun baru (Nataru). Biasanya, setelah libur panjang, terjadi pertambahan kasus. Tapi, Syaf tetap berharap pertambahan tidak terlalu signifikan. Tetap dapat dikendalikan.

Syaf bersyukur, peningkatan kasus sangat minim. ”Ada satu dua pasien baru yang dirawat di rumah sakit. Tapi, kondisinya tidak mengkhawatirkan,” lanjut Syaf.

Selain menyiagakan selter nonaktif, lanjut dia, upaya pencegahan terjadinya gelombang ketiga dilakukan dengan mengawasi pintu kedatangan warga dari luar negeri. Terlebih, di Sidoarjo ada bandara yang menjadi tempat masuk keluar warga dari dan ke berbagai negara. Selain itu, pengawasan ditingkatkan. Termasuk tempat lain yang menjadi jujukan transportasi.

Upaya tersebut didukung dengan percepatan vaksinasi yang sampai saat ini masih terjadi. Terutama untuk capaian lansia yang belum sampai pada angka 60 persen dari sasaran.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore