Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 16.15 WIB

Bandara Juanda Surabaya Jadi Pilot Project Program NLE Pertama di Indonesia

Bandara Juanda Surabaya siap menjadi bandara pertama di Indonesia yang menerapkan program NLE. - Image

Bandara Juanda Surabaya siap menjadi bandara pertama di Indonesia yang menerapkan program NLE.

JawaPos.com - Bandara Juanda Surabaya ditetapkan sebagai pilot project implementasi program Penataan Ekosistem Logistik Nasional atau National Logistics Ecosystem (NLE). Sekaligus menjadi bandara Angkasa Pura I (AP I) dan bandara pertama di Indonesia yang menerapkan Program NLE.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, serta meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Program ini diatur melalui Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional.

Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Juanda Surabaya berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya implementasi Program NLE. Program ini untuk meningkatkan efisiensi proses distribusi kargo dan logistik nasional.

“Dengan proses bisnis yang semakin efisien, maka hal ini akan turut berdampak positif terhadap efektivitas layanan kargo, peningkatan cargo throughput, serta pada akhirnya bermuara pada peningkatan pendapatan perusahaan," ujar Direktur Komersial dan Pelayanan AP1, Dendi T. Danianto, pada Rabu (13/12) seperti dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Grup).

Melalui penetapan ini, Bandara Juanda Surabaya mulai menerapkan pilar keempat dari program NLE, yakni penataan tata ruang kepelabuhan dan jalur distribusi barang. Implementasi dari pilar keempat ini adalah melalui penerapan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) sebagai lokasi joint inspection pemeriksaan Bea Cukai dan Karantina, serta stakeholders terkait.

Fasilitas TPFT di Bandara Juanda Surabaya telah selesai seratus persen secara fisik, serta sudah mempersiapkan prosedur baru terkait pergerakan barang yang telah disepakati oleh para stakeholders. AP I juga telah menyampaikan perubahan layout Daerah Keamanan Terbatas (DKT) kepada Direktorat Keamanan Penerbangan (Dirkampen).

Melalui implementasi TPFT tersebut, proses bisnis pelayanan logistik di Bandara Juanda Surabaya menjadi lebih efisien, yakni melalui pengurangan proses bisnis dari 8 proses menjadi 6 proses, pengurangan titik bongkar muat dari 3 titik menjadi 1 titik.

Kemudian pengurangan proses pembongkaran logistik dari 2 proses menjadi 1 proses, pengurangan dokumen fisik dari 4 dokumen menjadi 2 dokumen, serta diharapkan akan memberikan dampak terhadap penurunan biaya pemeriksaan kargo sebesar 30-40 persen.

Dendi menjelaskan bahwa salah satu kunci dari peningkatan pelayanan kargo dan logistik di Bandara Juanda Surabaya adalah simplifikasi dan efisiensi proses bisnis di TPFT.

Tidak hanya Bandara Juanda Surabaya, AP I akan mulai menerapkan program ini di tiga bandara lain yang termasuk ke dalam bandara prioritas implementasi Program NLE. Bandara tersebut adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, serta Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Dalam mendukung Program NLE, AP I juga telah menerapkan Cargo Integrated System (CIS) 2.0, yakni sistem yang mendukung digitalisasi proses bisnis di terminal kargo bandara. Per 1 November, AP I telah menerapkan CIS 2.0 di 10 bandara, serta ditargetkan akan diimplementasikan di 14 bandara mulai 1 Januari 2024 mendatang.

"Kami berharap dengan berbagai upaya yang telah dilaksanakan ini, akan berdampak positif terhadap seluruh proses layanan kargo dan logistik di bandara-bandara AP I, yang pada akhirnya akan memberikan multiplier effect positif terhadap jaringan distribusi kargo dan logistik secara nasional," tutup Dendi.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore