
Kegiatan di Pasar Keputran Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Sebanyak tiga pasar induk bakal direvitalisasi. Yakni Pasar Kembang, Pasar Keputran Utara, serta Pasar Pabean. Namun, pengerjaan itu tetap bergantung pada kondisi pandemi Covid-19.
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan, keberadaan pasar rakyat sangat dibutuhkan. Tempat itu menjadi urat nadi perekonomian warga. Setiap hari perputaran uang mengalir.
”Pasar juga menjadi salah satu penyumbang pendapatan bagi pemkot. Total, sebanyak 67 pasar rakyat yang dikelola Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS). Namun, pemasukan yang didapatkan memang belum optimal,” ujar Agus Hebi Djuniantoro, Kamis (23/9).
Melihat peran penting pasar itu, pemkot berupaya melakukan revitalisasi. Bangunan pasar dibenahi. ”Akan menambah fasilitas yang belum tersedia. Perencanaan tahun ini, pembangunan tahun depan,” terang Agus Hebi Djuniantoro.
Program revitalisasi itu menyentuh tiga pasar. Yakni Pasar Kembang, Pasar Keputran Utara, serta Pasar Pabean. Ada sejumlah pertimbangan mengapa pemkot memilih tiga tempat tersebut.
Misalnya Pasar Kembang. Pusat jajanan tradisional di Surabaya itu harus secepatnya dibenahi. Sebab, akhir Agustus, si jago merah mengamuk.
Sekitar 200 lapak pedagang jajanan tersebut luluh lantak. Penjual kehilangan tempat berjualan.
”Untuk sementara, PDPS menggunakan halaman pasar sebagai tempat jual beli. Pasar harus dibangun,” ucap Agus Hebi Djuniantoro.
Lain halnya dengan Pasar Keputran Utara serta Pasar Pabean. Dua pasar itu membutuhkan sentuhan. Dari telaah, kondisi fisik bangunan tidak lagi layak. ”Pembeli harus nyaman ketika berbelanja. Pedagang nyaman saat berjualan,” jelas Agus Hebi Djuniantoro.
Alasan lain, dua pasar itu memiliki peran vital sebagai pasar induk. Kebutuhan pokok di Surabaya hingga Jatim disuplai dari dua tempat itu. Untuk Pasar Pabean, revitalisasi tidak sekadar memperbaiki bangunan fisik. Lebih dari itu. Pasar itu harus menjadi perhatian karena dibangun sejak 1849.
”Pasar Pabean masuk heritage. Harus diperhatikan,” terang Agus Hebi Djuniantoro.
Tahap revitalisasi dirancang mulai tahun ini. Pemkot menghitung kebutuhan anggaran. Dari telaah sementara, pembangunan tiga pasar tersebut diperlukan dana Rp 9 miliar.
Menurut Hebi, alokasi dana pembangunan itu bisa dipenuhi dengan dua cara. Pertama penyertaan modal. Pemkot menggelontorkan anggaran ke PDPS.
Alternatif kedua, dengan menggandeng investor. Pihak ketiga diajak ikut membantu pembangunan pasar. Hebi mengatakan, revitalisasi pasar bisa menggunakan investasi tidak selalu menggunakan dana APBD.
”Yang perlu dicermati dalam pemilihan investor serta menyusun kerja sama saling menguntungkan,” jelas Agus Hebi Djuniantoro.
Kebutuhan anggaran itu bisa saja bertambah. Namun, juga seketika bisa berkurang bergantung pada kondisi persebaran Covid-19.
Hebi berharap pandemi segera berakhir. Sehingga, tahun depan, pembenahan tiga pasar berjalan. ”Agar anggaran tidak refocusing,” papar Agus Hebi Djuniantoro.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Febriadhitya Prajatara mengatakan, pembenahan pasar memang menjadi perhatian pemkot. Sebab, sejumlah pasar di Surabaya harus direvitalisasi.
”Meningkatkan kenyamanan pembeli,” jelas Febriadhitya Prajatara.
Febriaditya Prajatara menuturkan, pasar tidak sebatas tempat bertemu penjual dan pembeli. Ketika ditata, bisa memunculkan potensi lain. Contohnya menjadi destinasi wisata seperti Pasar Pabean.
”Kami akan melihat potensi pasar yang lain,” kata Febriadhitya Prajatara.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
